logo


Wiranto Mundur Sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Hanura

Tugas barunya sebagai ketua Dewan Pertimbangan Presiden sangat kompleks

18 Desember 2019 13:39 WIB

Wiranto
Wiranto Dok. Jitunews.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Eks Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyatakan dirinya mundur dari jabatan sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Hanura.

Menurutnya mundurnya dia sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Hanura karena ingin memfokuskan diri dalam tugas barunya sebagai ketua Dewan Pertimbangan Presiden.

“Saat ini saya menyatakan mundur dari Ketua Dewan Pembina Partai Hanura. Mengapa, karena kesadaran saya, saya selalu beroritentasi pada tugas pokok saya yang ditugasi presiden menjadi ketua Dewan Pertimbangan Presiden,” ujarnya di Hotel Atlet Century, Jakarta, Rabu (18/12).


Resmi Jadi Wantimpres, Wiranto Diminta Undur Diri dari Hanura

Wiranto mengungkapkan bahwa tugas barunya sebagai ketua Dewan Pertimbangan Presiden sangat kompleks, sehingga tidak mungkin kalau dirinya tetap menjadi Ketua Dewan Pembina Partai Hanura.

“Tugasnya sangat komplek tidak ringan, tidak mungkin saya nyambi dengan tugas-tugas lain,” jelasnya.

“Saya dengan ini menyatakan diri mengundurkan diri dari jabatan Ketua Dewan Pembina Partai Hanura,” tuturnya.

Dalam hal ini, Wiranto berharap kemunduran dirinya itu tidak dikait-kaitkan dengan persoalan yang ada di Partai Hanura. Harapannya kemunduran dirinya itu justru akan memberi dampak baik untuk Partai Hanura.

“Inilah yang saya harus sampilan untuk menjernihkan persoalan ini. Dan mudah-mudahan dengan penjelasan ini, Partai Hanura menjadi tenang dan bangun untuk berjuang ke masa depan,” harapnya.

“Tentu saya tetap berdoa mudah-mudahan partai ini menjadi partai yang dihormati oleh masyarakat, politisi dan dapat mengambil bagian dari proses demokrasi di Indonesia, bagaimana juga saya sebagai pendiri partai pasti tidak dapat secara total berpisah dengan Partai Hanura,” pungkasnya.

Wiranto Tak Diundang Munas, Ketua DPP Hanura: Tidak Ada Dalam Struktur

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Vicky Anggriawan