logo


Wiranto Minta OSO Mundur, Inas: Sikap yang Mencoreng

Berikut pernyataan lengkapnya

18 Desember 2019 12:04 WIB

Inas Nasrullah
Inas Nasrullah Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Oesman Sapta Odang (OSO) didesak mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Hanura oleh politikus senior Partai Hanura Wiranto.

Loyalis OSO, Inas Nasrullah Zubir, menyebut sikap Wiranto tersebut telah mencoreng nama Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

"Menyikapi rencana konferensi pers yang alan dilakukan oleh Wiranto cs di Hotel Atlet Century yang akan mengiba atau memohon kepada Bang OSO untuk mengundurkan diri sebagai Ketum Hanura adalah sikap yang mencoreng lembaga Wantimpres yang seharusnya menjaga kewibawaan lembaga tersebut," kata Inas kepada wartawan, Rabu (18/12).


Kader Hanura Tagih Janji OSO Mundur

Menurutnya, sikap Wiranto tersebut bisa berdampak negatif bagi Wantimpres karena dinilai tidak fokus sebagai Ketua.

"Tidak fokusnya Wiranto sebagai Ketua Wantimpres dalam mengemban kepercayaan dari Presiden Jokowi akan menguatkan kesan bahwa Dewan Pertimbangan Presiden adalah lembaga akomodasi politik semata di mana anggotanya diduga tidak mengerjakan apa-apa walaupun hanya sekadar memberikan nasihat kepada Presiden," ujar Inas.

Menurutnya jumpa pers yang akan digelar itu adalah kegiatan 'liar'.

"Maka bisa kita simpulkan bahwa konferensi pers yang akan digelar tersebut adalah liar. Mosok, Ketua Wantimpres melakukan kegiatan liar? Apa kata dunia?" ujar Inas.

Soal Wiranto mengklaim dirinya sebagai Ketua Dewan Pembina Hanura, Inas menyebut, jabatan tersebut tidak ada dalam AD/ART Hanura.

"Yang sangat mempermalukan Wantimpres adalah Wiranto mengaku-ngaku sebagai Ketua Dewan Pembina Hanura. Tapi jabatan tersebut ternyata tidak tercantum dalam AD/ART Partai Hanura. Bahkan namanya pun tidak ada di dalam SK Menkumham Nomor M.HH-08.AH.11.01 tahun 2019," kata Inas.

Tolak Tawaran Wantimpres, Pengamat Sebut OSO Negarawan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata