logo


Kominfo Pasang Target 60 Ribu Peserta DTS 2020, Kominfo Gandeng 88 Perguruan Tinggi

Simak berita selengkapnya

17 Desember 2019 13:26 WIB

Menteri Kominfo Johnny Plate di acara Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Fresh Graduate Academy (FGA) dan Vocational School Graduate Academy (VSGA) Digital Talent Scholarship (DTS) Tahun 2020 di Jakarta, Selasa (17/12)
Menteri Kominfo Johnny Plate di acara Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Fresh Graduate Academy (FGA) dan Vocational School Graduate Academy (VSGA) Digital Talent Scholarship (DTS) Tahun 2020 di Jakarta, Selasa (17/12) Jitunews/Nurman

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Program Digital Talent Scholarship (DTS) merupakan salah satu program andalan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam menyiapkan Indonesia menghadapi era digital.

Melihat antusiasme peserta pada tahun ini Kominfo menaikkan target peserta untuk tahun 2020 yaitu sebanyak 60 ribu peserta. Program ini disiapkan mencetak talenta digital yang kompeten di era industri 4.0.

Kominfo juga menggandeng sebanyak 88 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia terlibat aktif sebagai mitra penyelenggara.


Perangi Perangkat Telekomunikasi Ilegal, Pemerintah Akan Terapkan Regulasi IMEI

Menteri Kominfo, Johnny Plate, dalam acara Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Fresh Graduate Academy (FGA) dan Vocational School Graduate Academy (VSGA) Digital Talent Scholarship (DTS) Tahun 2020 di Jakarta, Selasa (17/12) mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa Revolusi Industri 4.0 adalah sebuah keniscayaan yang sangat berpengaruh di dunia dengan sangat cepat dan membawa ke era age of disruption.

"Big Data, Artificial Intelligence, dan segala teknologi 4.0 telah meruntuhkan semua definisi, ukuran bahkan teori yang selama ini menjadi rujukan. Age of disruption ini memberikan peluang yang sangat besar, dan di saat bersamaan juga memunculkan tantangan yang mungkin tidak pernah dibayangkan sebelumnya,” ujar Johnny mengutip pernyataan Jokowi pada ASEAN-Republic of Korea CEO Summit di Busan pada 25 November 2019 lalu.

Johnny melanjutkan, menurut Presiden salah satu faktor yang menjadi kunci untuk mendorong keunggulan kompetitif di era baru ini adalah pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

Dirinya menyoroti Indonesia defisit SDM digital di mana kebutuhan talenta digital harusnya sebanyak 600 ribu talenta per tahun. Dia mengungkapkan guna mengejar ketertinggalan ini pada tahun 2018 Kominfo mulai menginisiasi Program Digital Talent Scholarship dengan memberikan beasiswa pelatihan keterampilan teknis bidang teknologi informasi dan komunikasi untuk 1000 orang peserta terpilih.

“Sambutan publik begitu luar biasa pada saat itu, salah satunya ditunjukkan dengan jumlah pendaftar sebanyak lebih dari 46.000 orang. Dan tahun ini yang terdaftar 26 ribu dengan peserta telah tersertifikasi mencapai 17.500 orang,” pungkasnya.

Perlu diketahui pada tahun ini, Program DTS memberikan beasiswa kepada 26.000 orang. Peserta terbagi ke dalam 4 jenis akademi yakni Fresh Graduate Academy (FGA), Vocational School Graduate Academy (VSGA), Coding Teacher Academy (CTA), dan Online Academy (OA).

Pada program ini peserta dibekali kemampuan teknik serta soft skill untuk menunjang perkembangan karir. Bahkan, Program DTS 2019 juga membantu peserta mencari kerja melalui coaching clinic dan platform Simonas Kominfo yang telah dimanfaatkan oleh setidaknya 90 perusahaan nasional untuk menyerap lulusan DTS.

Buku 'Cerita dari Sudut Istana' Diluncurkan, Cerita Jungkir Balik Dibalik Rapi Manis

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman, Aurora Denata