logo


Selenggarakan Anugrah Revolusi Mental, Begini Harapan Menko PMK

Simak berita selengkapnya

17 Desember 2019 12:28 WIB

Muhadjir Effendy
Muhadjir Effendy jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) selama lima tahun telah memberikan berbagai perubahan positif yang telah dirasakan oleh kalangan masyarakat. Namun demikian perubahan tersebut tidak stagnan, tetapi harus terus ditingkatkan capaian dan manfaatnya.

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) akan menyelenggarakan acara Anugerah Revolusi Mental. Acara dijadwalkan berlangsung Sabtu (21/12) dan rencana akan dibuka secara langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan bahwa Anugerah Revolusi Mental adalah bentuk apresiasi, penghargaan, dan penghormatan atas gerakan maupun aksi nyata semua pihak dalam mencerminkan GNRM di seluruh pelosok nusantara.


Menko PMK Ajak Anak Muda Bangsa Teladani Pemikiran Buya Syafii Maarif

"Acara ini diharapkan bisa semakin mendorong gerakan revolusi mental yang tidak hanya berlaku di kalangan birokrasi, tetapi juga mencakup perubahan positif di seluruh elemen masyarakat," ujarnya saat konferensi pers Anugerah Revolusi Mental di Jakarta, Selasa (17/12).

Menurutnya pada tataran pemerintahan, perubahan revolusi mental mulai dari birokrasi yang melayani secara prima, sistem pendidikan yang mencetak SDM unggul, sistem ekonomi yang berkeadilan, serta berbagi kalangan yang berinisiatif melibatkan para pemangku kepentingan secara bergotong royong.

Menko PMK berharap melalui acara Anugerah Revolusi Mental, gaung GNRM akan semakin menggema. Sebagaimana diketahui GNRM merupakan salah satu program andalan pemerintah untuk menggembleng manusia Indonesia agar menjadi manusia baru yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali, serta berjiwa api yang menyala-nyala.

Ia menyebutkan, penerima nominasi Anugerah Revolusi Mental berasal dari berbagai unsur dan kalangan mulai dari Kementerian/Lembaga, Badan Usaha, Koperasi, Organisasi Sosial, hingga Pemerintah Provinsi. Nominasi untuk Pemerintah Provinsi berdasarkan lima GNRM yaitu Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Bersatu, Gerakan Indonesia Mandiri.

Penilaian tersebut memperhatikan beberapa unsur yaitu tindakan fundamental yang telah dilakukan, memberikan perubahan dan dampak positif (impactful), serta menghadirkan ruang-ruang keadilan sosial terhadap masyarakat sekitar.

"Perlu saya tegaskan revolusi mental hanyalah tema. Intinya adalah perubahan dari yang tidak baik menjadi baik, yang masif sifatnya. Maka itu daerah-daerah diharapkan dapat melakukan gerakan-gerakan perubahan dari yang tidak baik menjadi baik," pungkas Muhadjir

Untuk diketahui, sebelum pemberian penghargaan, rangkaian kegiatan Anugerah Revolusi Mental diawali dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) GNRM melibatkan kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, dan perwakilan organisasi sosial.

Rakornas membahas tentang capaian GNRM 2016-2019, implementasi GNRM di pusat dan daerah, pengukuran Indeks Capaian Revolusi Mental (ICRM), dan sosialisasi Prioritas Nasional Revolusi Mental dan Pembangunan Kebudayaan Rancangan Teknokratik pada RPJMN 2020-2024.

Kemenko PMK Akan Selenggarakan Acara Anugerah Revolusi Mental

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Trisna Susilowati