logo


Stafsus Jokowi Tegaskan Ruang Berkarya bagi Disabilitas Terbuka Lebar

Simak berita selengkapnya

17 Desember 2019 11:23 WIB

Juru Bicara dan Staf Khusus Presiden Bidang Sosial, Angkie Yudistia, saat berkunjung ke ‘Banyuwangi Education Award’ di Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu hingga Senin, 15-16 Desember 2019.
Juru Bicara dan Staf Khusus Presiden Bidang Sosial, Angkie Yudistia, saat berkunjung ke ‘Banyuwangi Education Award’ di Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu hingga Senin, 15-16 Desember 2019. Dok.

“Di Banyuwangi, para pelajar yang berkebutuhan khusus, tidak harus sekolah di SLB. Namun, saat ini kita terus mewujudkan sekolah inklusi yang bisa menerima anak-anak tersebut,” kata Anas.

Selain itu, sebagai daerah yang tengah fokus menjadikan pariwisata sebagai primadona, Banyuwangi juga bertekad mewujudkan daerah wisata ramah disabilitas.

“Kami sedang menyiapkan tempat khusus, sekaligus memastikan sejumlah tempat wisata di Banyuwangi dilengkapi berbagai fasilitas yang cukup memudahkan bagi teman-teman disabilitas,” kata Anas.


Sumbangkan Seluruh Gajinya untuk UMKM, Stafsus Milenial Jokowi Banjir Pujian

Di Banyuwangi, Angkie juga bertemu dengan Achmad Zulkarnain, yang dikenal sebagai fotografer profesional meski terlahir tanpa tangan dan kaki. Pria 27 tahun yang akrab dipanggil Bang Dzoel ini berasal dari Desa Benelan Lor, Kabat, Banyuwangi, menjadi spesialis fotografer fesyen, dan sempat diundang belajar secara khusus di Darwis Triadi School of Photography.

Kiprah Bang Dzoel menghasilkan karya dalam keterbatasan menjadikan media-media internasional memprofilkannya secara khusus.

“Saya setuju dengan pernyataan Angkie bahwa berkembangnya negeri ini tidak bisa sepenuhnya dipasrahkan kepada pemerintah. SDM dari desa dan kaum milenial memberikan peranan penting dalam sebuah kemajuan. Saya bangga punya pemimpin yang bersahabat pada disabilitas,” kata Bang Dzoel.

Stafsus Milenial Jokowi Dorong Pengembangan UMKM, Nasabah Bandel Diberi Sanksi Sosial

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata