logo


Stafsus Jokowi Tegaskan Ruang Berkarya bagi Disabilitas Terbuka Lebar

Simak berita selengkapnya

17 Desember 2019 11:23 WIB

Juru Bicara dan Staf Khusus Presiden Bidang Sosial, Angkie Yudistia, saat berkunjung ke ‘Banyuwangi Education Award’ di Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu hingga Senin, 15-16 Desember 2019.
Juru Bicara dan Staf Khusus Presiden Bidang Sosial, Angkie Yudistia, saat berkunjung ke ‘Banyuwangi Education Award’ di Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu hingga Senin, 15-16 Desember 2019. Dok.

BANYUWANGI, JITUNEWS.COM – Keterbatasan yang disandang anak berkebutuhan khusus bukanlah penghalang untuk maju. Jika diberikan kesempatan, anak-anak berkebutuhan khusus juga mampu mengembangkan wawasan dan karir profesionalnya.

Pernyataan itu disampaikan Juru Bicara dan Staf Khusus Presiden Bidang Sosial, Angkie Yudistia, saat berkunjung ke Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu hingga Senin, 15-16 Desember 2019.

“Di negeri ini, kesempatan berkarya bagi semua orang telah terbuka lebar tanpa terkecuali. Buktinya, Presiden Jokowi telah memberi ruang besar. Saya sebagai disabilitas kini bisa duduk di sebelah mendampingi presiden,” kata Angkie yang hadir sebagai tamu istimewa ‘Banyuwangi Education Award’, sebuah ajang penghargaan bagi pegiat pendidikan di kabupaten berjuluk ‘The Sunrise of Java’ itu.


Sumbangkan Seluruh Gajinya untuk UMKM, Stafsus Milenial Jokowi Banjir Pujian

Sebagai salah seorang Staf Khusus Presiden Jokowi, Angkie berencana berdiskusi dan menyampaikan kepada Presiden Jokowi untuk melakukan inovasi dengan mendirikan unit layanan disabilitas. Dengan unit layanan disabilitas tersebut, lanjut Angkie, akan memberikan layanan nyata yang terintegrasi.

“Ke depan, disabilitas tidak hanya menjadi domain Kementerian Sosial. Tapi juga menjadi tanggung jawab semua kementerian. Tak terkecuali Kementerian Pendidikan untuk terus mewujudkan sekolah inklusi,” kata pendiri Thisability Enterprise itu.

Pada kesempatan ini, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas juga menegaskan komitmen Pemda Banyuwangi untuk mewujudkan Kabupaten Inklusi. Salah satunya dengan terus meningkatkan jumlah sekolah inklusi yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Stafsus Milenial Jokowi Dorong Pengembangan UMKM, Nasabah Bandel Diberi Sanksi Sosial

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata