logo


Mengejutkan, Ini Fakta Tentang Musik bagi Kesehatan

Berikut ulasannya

16 Desember 2019 16:42 WIB

Mendengarkan Musik Sambil Tidur
Mendengarkan Musik Sambil Tidur Beauty Journal - Sociolla

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mendengarkan lagu bagi sebagian orang bisa menciptakan semangat untuk beraktivitas. Penelitian menunjukkan bahwa ketika mendengarkan musik kesukaan kita, maka otak akan mengeluarkan kimia yang disebut dopamin. Hal itu memberikan efek positif pada suasana hati kita.

Musik bisa membuat kita merasakan emosi yang kuat, seperti kesedihan, kebahagiaan, atau ketakutan. Peneliti juga menyebutkan bahwa musik memiliki pengaruh bagi kesehatan.

Apa saja?


Tak Hanya Enak, Ini Segudang Manfaat Es Krim untuk Kesehatan

1. Mengurangi rasa sakit

Musik selayaknya seperti obat bius bisa mengurangi rasa sakit ketika dalam masa perawatan. Dikarenakan adanya pelepasan hormon opioids pada otak ketika mendengarkan lagu favorit.

2. Tingkatkan detak jantung dan adrenalin

Jika mendengarkan lagu-lagu yang bersemangat, memiliki hentakan keras secara cepat, otomatis tubuh akan bersemangat. Hal itu dikarenakan musik mengirimkan sinyal ke tubuh untuk memproduksi adrenalin yang juga mempercepat detak jantung.

3. Meningkatkan istirahat

Studi menunjukkan bahwa musik memberikan relaksasi sehingga bisa memaksimalkan istirahat bagi tubuh yang lelah. Biasanya, musik lambat yang memberikan relaksasi. Musik klasik juga dipercaya dapat membantu mereka yang mengalami insomnia untuk tidur.

4. Mengurangi makan

Memainkan musik lambat dan mengondisikan ruangan tidak terlalu terang, bisa membuat seseorang menjadi lebih lambat dalam makan. Selain itu, juga akan makan dengan porsi yang lebih sedikit.

5. Memperlancar aliran darah

Ilmuwan menemukan fakta bahwa emosi pasien yang terpengaruh musik memiliki efek menyehatkan untuk aliran darahnya. Musik membuat merasa lebih bahagia dan aliran darah mereka bisa menjadi lebih lancar.

6. Membuat fokus

Mendengarkan musik lambat bisa membuatmu berada situasi meditasi. Sebab, musik mengubah kecepatan gelombang otak dan membuat otak dalam mode fokus. Selain itu, hal ini juga bisa mengurangi migrain.

7. Memudahkan penyembuhan penderita stroke

Ilmuwan di Finlandia menyatakan bahwa penderita stroke yang mendengarkan musik dua jam sehari memperoleh peningkatan memori verbal. Mereka juga memiliki mood yang lebih baik jika dibandingkan dengan penderita yang tidak mendengarkan musik.

 

Warna Bibir Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata