logo


Soal Kepala Daerah Cuci Uang di Kasino, Begini Sikap Mendagri

Simak berita selengkapnya

16 Desember 2019 09:27 WIB

Mendagri Tito Karnavian
Mendagri Tito Karnavian Kompas

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pusat Pelaporan dan Analisi Transaksi Keuangan (PPATK)  menduga terdapat kepala daerah yang terlibat menempatkan dana yang jumlahnya signifikan dalam bentuk valuta asing setara Rp 50 miliar. Saat ini PPATK tengah menelusuri dugaan transaksi keuangan kepala daerah ke rekening rumah judi di luar negeri atau kasino

Kepala PPATK Kiagus Badaruddin menyatakan bahwa penempatan dana di luar negeri merupakan salah satu modus pencucian uang yang sering dilakukan. Beberapa kepala daerah ditemukan melakukan modus tesebut. Namun ia tidak menjelaskan identitas kepala daerah tersebut.

Kiagus juga menyatakan terdapat kepala daerah yang juga terlibat penggunaan dana hasil tindak pidana untuk membeli barang mewah dan emas batangan dari luar negeri.


Tito Karnavian Sebut Jakarta Kayak Kampung, Mardani Ali Sera: Nggak Usah Baper

Menanggapi hal tersebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian akan berkoordiansi dengan PPATK pekan depan. Ia akan menindak secara tegas kepala daerah yang terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang di kasino.

"Ya, nanti akan saya tanyakan. Minggu depan kami akan berkoordinasi ke PPATK," ucapnya usai berbicara di Mukernas PPP di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Sabtu (14/12/2019).

Mendagri Sebut PA 212 Sebagai Penghambat Stabilitas, Mardani Ali Sera: Biasa Seperti Itu

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati