logo


Dituding Mengakomodir Kemenangan Pilpres, Pengamat Politik Sebut Wantimpres Bukan Lembaga Balas Budi

Simak berita selengkapnya

16 Desember 2019 08:52 WIB

Pengamat Politik, Sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago
Pengamat Politik, Sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo baru saja melantik sembilan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2019-2024. Namun banyak pihak yang menyayangkan pemilihan Wantimpres tersebut. Pasalnya beberapa pihak menilai pemilihan tersebut berdasarkan korporasi dan unsur partai politik.

Pengamat politik, Pangi Syarwi Chaniago, menanggapi penunjukan Wantimpres. Menurutnya banyak kalangan pegusaha yang dipilih karena pertimbangan Jokowi menyebutkan yang banyak berkontribusi.

"Kalau Jokowi memilih karena pertimbangan mana yang paling banyak berkontribusi, maka kami tidak kaget banyak kalangan pengusaha yang masuk. Barangkali itu pertimbanagan Pak Jokowi," kata Pangi, Sabtu (14/12/2019).


Dilantik Jadi Wantimpres, Wiranto: Jangan Terlalu Banyak Nanya

Pangi juga mengemukakan bahwa Wantimpres bukanlah lembaga balas budi. Pemilihan Wantimpres menimbulkan kesan bahwa Jokowi telah menjadikan Wantimpres untuk mengakomodir tim kemenangan pilpres lalu.

"Tidak tepat konteksnya ketika merekrut Wantimpres atas dasar balas budi," tegas Direktur eksekutif Voxpol Center Research and Consulting ini.

Bos Kosmetik di Wantimpres Jokowi, Pengamat Sebut Wakili Korporasi: Bukan Bangsa

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×