logo


Disebut Sindir Presiden, Stafsus ke Anies: Jangan Sampai Kita....

Simak berita selengkapnya

15 Desember 2019 16:02 WIB

Joko Widodo tampak memayungi Anies Baswedan setelah pembagian sertifikat tanah di Jakarta Selatan, Selasa (23/10)
Joko Widodo tampak memayungi Anies Baswedan setelah pembagian sertifikat tanah di Jakarta Selatan, Selasa (23/10) Dok. Biro Pers Setpres

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) Diaz Hendropriyono menanggapi pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal pentingnya kata-kata dalam sebuah aksi disebut-sebut menyindir Jokowi.

Diaz justru meyakini pernyaaan Anies tersebut tidaklah untuk menyindir Jokowi. Pasalnya, Anies Baswedan merupakan orang yang masuk dalam bagian pemerintahan.

"Yang pertama, saya yakin bahwa pernyataan tersebut bukan untuk menyindir Pak Jokowi. Karena Pak Gubernur adalah bagian dari pemerintahan dan saya kenal sebagai pribadi yang santun. Apalagi bahwa selaku gubernur, mekanisme resmi untuk memberikan laporan dan masukan ke pemerintah sudah ada, yakni melalui Mendagri," ujar Diaz yang dikutip dari Detik.com, Minggu (15/12/2019).


Soekarwo Jadi Wantimpres Jokowi, Khofifah: Sukses untuk Pakdhe

"Kedua, yang diperlukan sat ini adalah kerja sama erat antara pemerintah pusat dan daerah, sinergi lintas sektoral,  dan kerja nyata sebagai pengejawantahan narasi besar visi Presiden RI," sambungnya.

Lebih lanjut, Diaz justru sependapat dengan pernyataan mantan Mendikbud tersebut. Di mana narasi memang perlu diciptakan.

"Dan yang harus digarisbawahi adalah bahwa narasi memang perlu dibangun. Namun jangan sampai kami hanya fokus membangun narasi dan melupakan hal yang lebih penting, yaitu kerja nyata. Artinya, jangan lupa juga bahwa narasi tanpa action akhirnya you go nowhere juga atau no action talk only," pungkasnya.

 

Bantah Bangun Dinasti Politik, Gibran: Bukan Penunjukan dari Bapak

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati