logo


Adjeng Ratna Suminar Kutuk Pembunuhan TKI di Malaysia

"Sangat disayangkan kok masih terjadi kejadian-kejadian seperti ini," ujar Adjeng

15 Desember 2019 15:24 WIB

Ratna Adjeng Suminar dan Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Deklarasi Calon Legislatif Perempuan untuk Pemenangan Jokowi-Amin di Hotel Solitaire, Gading Serpong, Tangerang, Banten, Minggu (4/11).
Ratna Adjeng Suminar dan Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Deklarasi Calon Legislatif Perempuan untuk Pemenangan Jokowi-Amin di Hotel Solitaire, Gading Serpong, Tangerang, Banten, Minggu (4/11). Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Anggota DPR RI, Adjeng Ratna Suminar mengutuk pembunuhan terhadap tenaga kerja Indonesia di Malaysia, Ilyas Setiawan, yang terjadi beberapa waktu lalu di perkebunan sawit.

"Sangat disayangkan kok masih terjadi kejadian-kejadian seperti ini," ujar Adjeng kepada wartawan, Minggu (15/12).

Adjeng yang memang sudah sejak lama dikenal sebagai tokoh yang peduli nasib TKI ini berharap, kejadian kekerasan terhadap pekerja Indonesia tidak terulang kembali. Adjeng ingat ketika dia harus berjuang memulangkan dan memfasilitasi Siti Khodijah, TKI yang disiksa majikannya, Adjeng harus memesan 10 kursi pesawat Garuda Indonesia untuk memulangkan Siti Khodijah ke Sumenep, Madura.


Tegas! Adjeng Minta Manajemen Garuda Diperbaiki

Selain kasus Siti Khodijah, Adjeng yang juga Ketua Ikatan Alumni Lemhannas PPRA ke-41 ini pernah juga mengurusi kasus Nirmala Bonat, TKW asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Adjeng datang langsung ke Malaysia untuk menemui Bonat yang dianiaya setiap hari selama lima bulan dia bekerja sebagai PRT di Malaysia. Penganiayaan itu terjadi pada Januari hingga Mei 2004 lalu.

"Saya harap kejadian-kejadian tragis kepada pekerja Indonesia di luar negeri tidak terulang kembali. Kita harus peduli terhadap nasib mereka karena mereka adalah pahlawan devisa," kata Adjeng menegaskan.

Untuk itu, Adjeng meminta kepada semua pihak yang terkait untuk serius menjaga keselamatan dan hak-hak para pekerja Indonesia di luar negeri khususnya kepada tenaga kerja wanita.

Seperti diketahui, korban pembunuhan diketahui bernama Ilyas Setiawan (27), warga Dusun Krajan RT 016 RW 006, Desa Parakan, Trenggalek, Jawa Timur. Korban ditemukan meninggal dunia di area perkebunan kelapa sawit di Serawak, Malaysia, dengan luka sayatan di leher sepanjang 9 sentimeter.

Saat ini jenazah sudah dipulangkan ke Trenggalek hari Jumat lalu (13/12). Jenazah disambut dengan isak tangis keluarga yang tak rela kepergian Ilyas akibat dari pembunuhan.

Adjeng Sebut Jokowi Tokoh Asia yang Dekat dengan Rakyat

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan