logo


Gibran dan Bobby Maju Pilkada, Sandiaga Uno: Jangan Judge Dulu, Kita Berikan Kesempatan

berikut penjelasannya

15 Desember 2019 10:47 WIB

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Keputusan putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming, untuk maju dalam Pilwalkot Solo dan menantu Jokowi, Bobby Nasution, di Pilwalkot Medan, mendapat sorotan banyak tokoh politik di Tanah Air.

Sandiaga Uno menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak politik. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada Gibran dan Bobby untuk membuktikan kapasitasnya tanpa menghakimi terlebih dahulu.

"Kita jangan judge dulu, kita berikan kesempatan dan enggak masalah di bidang hukum. Ini terbuka bagi mereka yang memiliki hak politik," tutur Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra itu usai menghadiri Mukernas V PPP di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Sabtu (14/12).


Biaya Pilkada DKI Rp 1 Triliun, Bamsoet: Ubah Sistem Politik, Kembalikan ke Parlemen

Sandi juga menilai politik Indonesia berjalan dengan dinamis. Artinya, siapa pun termasuk Gibran dan Bobby, memiliki kesempatan yang sama untuk maju menjadi calon kepala daerah.

"Politik itu dinamis ya. Majunya putra dan menantunya presiden tentunya ini masyarakat yang menilai. Karena tentunya, kalau pemilihan kepala daerah akan ditentukan bukan oleh elite, tapi oleh rakyat," kata Sandi

"Dan di sini kesempatan bagi Mas Gibran dan Bang Bobby untuk meyakinkan para calon pemilihnya, bahwa mereka memiliki kapasitas untuk membangun daerahnya," tuturnya.

Sandiaga Uno: BUMN Itu Harus Bebas dari Benturan Kepentingan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia