logo


Sandiaga Uno: BUMN Itu Harus Bebas dari Benturan Kepentingan

berikut penjelasannya

15 Desember 2019 06:21 WIB

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno Riaumandiri.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sandiaga Uno mengungkap bahwa dirinya menolak tawaran dari Menteri BUMN Erick Thohir untuk memimpin salah satu perusahaan BUMN. Menurut Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu, Erick Thohir tidak kecewa dengan penolakannya tersebut.

"Enggak, enggak. Karena kami akan terus berkomunikasi," kata Sandiaga di Grand Sahid Hotel, Jakarta, Sabtu (14/12) kemarin.

Sebelumnya, Tawaran Erick Thohir ini terungkap dalam acara "Mata Najwa" yang disiarkan pada 4 Desember lalu. Dalam tayangan itu, Erick mengaku ingin menawari Sandiaga sebuah posisi di BUMN.


Erick Thohir Beri Deadline Ahok Sebulan untuk Periksa 142 Anak Perusahaan Pertamina

Alasan penolakan Sandiaga Uno adalah karena dirinya sedang fokus menjadi seorang politikus. Sedangkan, posisi komisaris atau direksi BUMN tidak boleh ada benturan kepentingan.

"Tentunya BUMN itu harus bebas dari benturan kepentingan, harus bebas dari kepentingan yang mungkin bisa dianggap sebagai kepentingan partai-partai," ucapnya.

Sandiaga juga menyoroti kondisi BUMN asuransi, terlebih dengan terungkapnya kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

"Jangan sampai ini menjadi trigger terhadap bubble yang nanti akan menjadi tantangan utama pada 2020 karena sistem keuangan kita sangat bergantung pada stabilitas moneter kita. Pembenahan bidang asuransi ini sudah sangat mendesak," ucapnya.

Diberi Deadline Sebulan oleh Erick Thohir, Dirut Pertamina: Nggak Selalu Begitu

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia