logo


Indonesia dan Rusia Jalin Kerja Sama Perjanjian Bantuan Hukum

berikut penjelasannya

14 Desember 2019 10:37 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) menjalin kerja sama dengan Russia terkait Perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik dalam Masalah Pidana atau Mutual Legal Assistance (MLA). Menkum HAM Yasonna Laoly mengungkapkan jika kerja sama tersebut merupakan yang ke-11.

Perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik dalam Masalah Pidana atau MLA itu ditanda tangani oleh Yasonna Laoly dan Aleksandr Konovalov selaku Menteri Kehakiman Rusia di Moskow, Jumat (13/12) kemarin.

"Perjanjian MLA antara Pemerintah Republik Indonesia-Rusia ini merupakan perjanjian MLA yang ke-11 yang terkait kerja sama Perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik dalam Masalah Pidana atau MLA," kata Yasonna Laoly melalui keterangan tertulisnya.


Kabar Baik! PBB Masukkan Indonesia di Kategori Negara dengan IPM Tinggi

Ia menjelaskan bahwa kesepakatan MLA adalah salah satu hal penting untuk mendukung proses hukum pidana di negara yang meminta.

"Ruang lingkup bantuan timbal balik pidana yang luas ini merupakan salah satu bagian penting dalam rangka mendukung proses hukum pidana di negara peminta," tuturnya.

Sebelumnya, Menkum HAM menyebutkan jika Indonesia juga menjalin kerja sama serupa dengan beberapa negara lainnya, yakni dengan negara-negara ASEAN, Australia, China, Hong Kong, Korea Selatan, India, Uni Emirat Arab (UEA), Iran dan Swiss.

Buktikan Cinta Indonesia, Agnez Mo Sindir Budaya Nyinyir

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia