logo


Diberi Deadline Sebulan oleh Erick Thohir, Dirut Pertamina: Nggak Selalu Begitu

berikut penjelasannya

14 Desember 2019 10:04 WIB

pertamina.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati berencana untuk merampingkan seluruh anak dan cucu perusahaan Pertamina yang saat ini telah terungkap jumlahnya mencapai 142 perusahaan. Hal tersebut sesuai dengan instruksi dari Menteri BUMN Erick Thohir.

"Dari Kementerian BUMN sendiri sudah ada program untuk bidang usaha sejenis, kemudian dijadikan satu holding, itu kita akan ikuti dalam hal tersebut," kata Nicke di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/12).

Kendati demikian ia menyebut jika pihaknya tidak lantas menutup anak cucu perusahaan meski terbukti tidak sesuai dengan core bisnis Pertamina.


Direksi Rangkap Jabatan Sebagai Komisaris di 6 Perusahaan, Erick Thohir: Nah Itu Kita Sikat

"Nggak selalu begitu (ditutup), kan kita lihat," tegasnya.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengungkapkan jika anak dan cucu perusahaan Pertamina banyak bergerak di bidang hulu. Pembentukan anak dan cucu perusahaan tersebut juga sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Karena setiap wilayah kerja itu harus dalam satu perusahaan, ketentuannya seperti itu jadi banyak cucu perusahaan di hulu karena secara ketentuan memang harus seperti itu," ucapnya.

Lebih lanjut, Nicke akan segera memeriksa mengevaluasi seluruh anak dan cucu perusahaan sesuai arahan Erick Thohir dalam waktu satu bulan.

"Kami atas arahan Menteri BUMN, jadi Pertamina akan lakukan review seluruh anak perusahaan dan cucu perusahaan, jadi ini dalam rangka memperkuat seluruh lini bisnis yang ada di Pertamina. Jadi saya rasa ini positif, jadi nanti kita lihat bagaimana pola restrukturisasi yang paling tepat yang paling menghasilkan nilai tambah bagi Pertamina," ungkap dia.

"Kita diberi waktu 1 bulan untuk melakukan review, insyaallah tahun depan kita sudah ada gambaran bagaimana rencana restrukturisasinya. Ini saya rasa berlaku sama untuk seluruh BUMN," sambungnya.

Erick Thohir Beri Deadline Ahok Sebulan untuk Periksa 142 Anak Perusahaan Pertamina

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×