logo


Pilih-pilih Dewas KPK, Jokowi: Jangan Sampai Kami Keliru...

Simak berita selengkapnya

14 Desember 2019 08:33 WIB

Presiden Jokowi di Rakornas Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2019
Presiden Jokowi di Rakornas Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2019 Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa dirinya tidak bisa sembarangan dalam memilih anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK).

Dia mengkhawatirkan sedikit kekeliruan saja dapat menimbulkan ketidakpuasan masyarakat. Oleh karena itu, ia harus berhati-hati dalam memilih Dewas KPK agar tidak berujung hujatan.

"Jangan sampai kami keliru, kemudian masyarakat ada yang tidak puas, kemudian malah di-bully. Kasihan," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/12).


Tak Ingin Keliru Soal Dewan Pengawas KPK, Jokowi: Kemudian Di-bully, Kasihan

Lebih lanjut, Jokowi menyampaikan bahwa seleksi calon anggota Dewan Pengawas KPK masih dalam proses finalisasi. Dia mengaku pihaknya Jokowi, pihaknya juga menilik latar belakang dan integritas nama-nama yang terdaftar.

"Sama melihat satu per satu track record-nya seperti apa, integritas semua," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan anggota Dewan Pengawas KPK setidaknya memiliki pengalaman bidang hukum pidana hingga audit keuangan. Selain itu, kata Jokowi, itu rekam jejak dan integritas yang baik juga harus dimiliki oleh dewan pengawas lembaga antirasuah itu.

Usai Dilantik Jadi Wantimpres. Habib Lutfi: Bukan Suatu Kebanggaan

Halaman: 
Penulis : Iskandar