logo


Beredar Surat Wiranto Minta OSO Mundur dari Ketum Hanura

Simak berita selengkapnya

13 Desember 2019 17:18 WIB

Ketum Partai Hanura Oesman Sapta Odang.
Ketum Partai Hanura Oesman Sapta Odang. Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Beredar surat Ketua Dewan Pembina Partai Hanura, Wiranto, kepada Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO). Dalam surat tersebut Wiranto meminta OSO untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

"Sehubungan dengan adanya surat permohonan dari para saksi dalam Pakta Integritas yaitu Saudara Jenderal TNI (Purn) Subagyo HS melalui suratnya Nomor : B/01/Dewan Penasehat-Partai Hanura/XII/2019 Tertanggal 5 Desember 2019 dan permintaan Saudara Jenderal Polisi (Purn) Dr. Chairuddin Ismail melalui melalui suratnya Nomor : B/01/Dewan Kehormatan-Partai Hanura/XII/2019 Tertanggal 5 Desember 2019, tentang pengunduran diri saudara Dr. (HC) Oesman Sapta Odang dari Ketua Umum DPP Partai Hanura, sebagai konsekuensi dari Pakta Integritas," bunyi dalam surat tersebut.

OSO diminta untuk mengundurkan diri dari kursi Ketum karena dianggap tidak berhasil membawa Partai Hanura ke parlemen.


Dana Bantuan Parpol Diusulkan Naik, PPP: Tentu Kami Berterimakasih

"Rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan Suara Pemilu 2019 Tingkat Nasional dan Luar Negeri oleh KPU-RI pada Tanggal 21 Mei 2019, ternyata Partai Hanura sama sekali tidak mendapatkan kursi di DPR RI," tulisnya.

Berdasarkan hal itu, Dewan Pembina juga telah mengadakan rapat khusus pada 7 Desember 2019 lalu.

"Meminta sikap kenegarawanan dan sportivitas Saudara Dr. (HC) Oesman Sapta Odang untuk memenuhi bunyi dan jiwa dari Pakta Integritas dengan mengundurkan diri sebagai Ketua Umum DPP partai Hanura," berikut hasil rapat khusus.

Dalam surat tersebut dituliskan bahwa pengganti OSO nantinya akan ditentukan sesuai mekanisme Partai Hanura berdasarkan AD-ART Partai Hanura.

 

 

 

 

 

 

Wiranto Jadi Ketua Wantimpres, Ini Alasan Jokowi

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata