logo


Pantau Pelaksanaan Program Subsidi di Papua, Direktur Angkutan Udara Datangi Sejumlah Bandar Udara

Simak berita selengkapnya

13 Desember 2019 16:00 WIB

Timika-Direktur Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Maria Kristi Endah Murni, memantau langsung pelaksanaan program subsidi kargo perintis di Bumi Cendrawasih, Papua, Jumat (13/12/2019)
Timika-Direktur Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Maria Kristi Endah Murni, memantau langsung pelaksanaan program subsidi kargo perintis di Bumi Cendrawasih, Papua, Jumat (13/12/2019) Dok.

PAPUA, JITUNEWS.COM - Timika-Direktur Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Maria Kristi Endah Murni, memantau langsung pelaksanaan program subsidi kargo perintis di Bumi Cendrawasih, Papua.

Dalam kunjungannya, Kristi mendatangi sejumlah Bandar Udara yang memiliki peran strategis dalam pendistribusian kargo subsidi di Papua. Antara lain, Bandar Udara Tanah Merah Boven Digoel, Bandar Udara Oksibil Pegunungan Bintang, dan Bandar Udara Timika.

Selain memantau aktivitas di bandara, Kristi juga langsung mendatangi gudang-gudang yang menjadi tempat penampungan barang-barang dan berdialog dengan pihak pengelola gudang.


Sesalkan Larangan Berhijab di SD Manokwari, PPP: Konstitusi Tegas Melindungi Keyakinan Seseorang

"Kemarin kita di Tanah Merah, lanjut ke Oksibil, dan sekarang di Timika. Memantau, mengevaluasi, dan mengkoordinasikan, dan yang paling penting menyinergikan peran seluruh stakeholder di lapangan, mulai dari bandar udara, kargo, dan para pelaku usaha," kata Kristi, Jumat (13/12).

Kristi menerangkan, program Subsidi Kargo yang dicanangkan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan berorientasi untuk mencegah adanya disparitas harga, khususnya bahan pokok di kota dan di distrik-distrik di Papua.

"Melalui subsidi angkutan udara kargo perintis, pemerintah terus berupaya hadir, khususnya untuk melayani kebutuhan daerah-daerah yang secara geografis memang tidak dimungkinkan dijangkau oleh sarana transportasi di luar pesawat terbang di Papua," ungkap Kristi.

Pelayanan dan kerja keras setiap bandar udara, lanjut Kristi, menjadi kunci suksesnya program angkutan udara kargo perintis di Papua.

"Pelayanan dan kerja keras Bandara jadi kunci utama. Saya mengapresiasi kerja keras teman-teman di semua Bandar Udara yang terus memaksimalkan pelayanan masyarakat dalam program Subsidi Angkutan Udara Kargo Perintis ini," ujar Kristi.

Sebagaimana diketahui, Subsidi Angkutan Udara Perintis Kargo dan Subsidi Angkutan Udara Penumpang merupakan program pemerintah yang dijalankan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan dengan tujuan memudahkan akses transportasi masyarakat pedalaman dan daerah terdepan, terluar serta tertinggal.

Warga Asmat: Bendera Saya Hanya Bendera Merah Putih, Tidak Ada yang Lain

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata