logo


Soal Atribut Natal, PA 212 Tak Mau Ambil Pusing, "Suka-suka Bapak Menteri, Apalah Kami yang Tiada Arti"

Simak berita selengkapnya

13 Desember 2019 10:29 WIB

Fachrul Razi
Fachrul Razi kompas

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru Bicara Persaudaraan Alumni 212 Haikal Hassan mengaku tak mau menanggapi lebih dalam terkait penyampaian Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi soal atribut natal.

"Jalani saja terserah Bapak Menteri. Suka-suka Bapak Menteri. Apalah kami yang tiada arti. Hanya pesakitan yang terus tersingkir. Silakan perbuat dan lakukan sesuka bapak yang menurut bapak baik," kata Haikal, seperti dikutip dari CNN Indonesia pada Jumat (13/12).

Penggunaan atribut Natal, menurut Haikal tidak menjadi urusan umat Islam. Ia juga mengatakan jika perihal agama lain merupakan ranah umat masing-masing.


Soal Persekusi Banser NU, Novel Bamukmin: Gak Usah Lebay dan Baper Gitu Lah

Kendati demikian, ia mengingatkan kepada umat Islam agar tidak ikut menggunakan atau memasang atribut Natal maupun ikut merayakannya.

"Jangan juga ikut campur dengan menggunakan segala atribut. Jangan juga ikut campur untuk bersama-sama dalam perayaan Natal. Jadi jangan ganggu orang mau ke gereja, tapi jangan juga ikut masuk ke gereja. Sebagaimana kalian semua orang Kristen juga tidak ikut masuk ke dalam masjid untuk beribadah," jelas Haikal.

Sebelumnya, Menag Fachrul Razi mengimbau kepada warga untuk melapor ke pihak yang berwajib jika menemukan ada pusat perbelanjaan yang melarang penggunaan atribut Natal.

Soal Survei Kerukunan Beragama, Kemenag: Tak Ada Daerah Tidak Rukun dan Intoleran

Halaman: 
Penulis : Iskandar