logo


Soal Teriakan Takbir, PPP Bela Banser: Mengukur Ketakwaan Bukan di Jalan Begitu Caranya

Simak berita selengkapnya

12 Desember 2019 12:00 WIB

antaranews.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi mengecam tindakan intimidasi terhadap dua kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama. Mereka dipaksa untuk meneriakkan takbir di tengah jalan.

Menurutnya, melantangkan takbir tidak dapat dijadikan takaran ketakwaan seseorang dalam memeluk agama.

"Soal keimanan, soal mengukur ketakwaan seseorang, itu bukan di jalan begitu caranya," ujar Baidowi, kepada wartawan di kantor DPP PPP, Rabu (11/12).


KPU Tak Larang Eks Koruptor Maju Pilkada, PPP: Sudah Benar

Setiap individu, kata Baidowi, mempunyai beragam cara dalam memanifestasikan ketakwaan. Atas kejadian itu, ia berharap intimidasi sedemikian rupa tidak melebar ke masyarakat

"Jadi kalau tidak teriak Allahu Akbar dianggap kafir, jadi harus ada pemahaman yang sama bahwa keberagaman, cara-cara orang mengekspresikan keagamaannya itu masing-masing berbeda," tegasnya.

Soal Eks Narapidana Bisa Dipilih Lagi Setelah 5 Tahun, PPP: Tergantung Masyarakat Saja

Halaman: 
Penulis : Iskandar