logo


Dicari!!! Konsultan Ibadah Haji Perempuan, Kemenag: Jamaah Haji Bisa Lebih Terbuka Soal Urusan Kewanitaan

Simak berita selengkapnya

11 Desember 2019 20:07 WIB

Dirjen PHU Nizar saat membuka Kegiatan Jagong Masalah Haji dan Umrah (Jamarah) di Makassar
Dirjen PHU Nizar saat membuka Kegiatan Jagong Masalah Haji dan Umrah (Jamarah) di Makassar
dibaca 726 x

Kementerian Agama akan menambah konsultan ibadah perempuan pada musim haji 1441H/2020M mendatang. Hal ini diungkapkan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar  saat membuka Kegiatan Jagong Masalah Haji dan Umrah (Jamarah). Nizar menilai konsultan ibadah perempuan paling banyak dibutuhkan jemaah haji untuk konsultasi terkait kewanitaan.

"Jamaah haji itu mayoritasnya perempuan, 56%  - 58%, sementara tidak banyak konsultan ibadah yang perempuan,” kata Nizar  di Makassar, Rabu (11/12).

Dia mengungkapkan pada tahun 2019, konsultan ibadah perempuan hanya satu. “Ternyata laris manis. Jemaah perempuan pasti terbatas ketika konsultan ibadahnya laki-laki yang bukan mahramnya, ada sekat psikologis dan sekat syar’i. Tapi kalau konsultannya perempuan, mereka bisa lebih terbuka apalagi konsultasi masalah kewanitaan,” terangnya.


Sambangi Arab Saudi, Menag Lobi Kuota Haji Ditambah

Konsultan ini akan disebar di sektor-sektor di Makkah maupun Madinah. Ini juga untuk memberdayakan kaum perempuan yang mempunyai otoritas keilmuan di bidang manasik haji.

“Paling tidak satu sektor satu konsultan perempuan. Di Mekah, ada 11 sektor, Madinah lima sektor.  Jadi perlu 16 konsultan perempuan. Ini sekaligus untuk memberdayakan kaum perempuan,” imbuhnya.

Kegiatan Jamarah ini diikuti 200 peseta yang terdiri dari Para Kasi PHU se-Sulsel, para Kepala KUA se-Sulsel, KemenkumHam, Polda, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Ormas Islam, PPIU, PIHK, serta Asosiasi Umrah dan Haji Khusus.

Turut hadir, anggota Komisi VIII DPR RI Rapsel Ali, serta Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus M. Arfi Hatim.

Ditulis oleh: Abdoel 4 U

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Ferdinand Hutahaean Sebut Ini Gestur Majikan Kepada Pekerjanya, Netizen: Kok saya setuju

Halaman: 
Admin : Trisna Susilowati