logo


Bantah Kasus Penyelundupan Harley dan Brompton, Arief Poyuono: Ini Namanya Bukan Penyelundupan

Simak berita selengkapnya

11 Desember 2019 15:17 WIB

Arief Poyuono, Wakil Ketua Umum Gerindra
Arief Poyuono, Wakil Ketua Umum Gerindra Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN Arief Poyuono menyebut bahwa kasus yang menimpa mantan Direktur Utama PT Garuda (Persero) Tbk Ari Askhara terkait diangkutnya motor Harley Davidson dan sepeda lipat Brompton di pesawat Garuda bukanlah suatu kasus penyelundupan. Menurutnya pihak Garuda sudah memberikan surat kepada bea cukai.

"Saya mengikuti terus, dan sekarang akhirnya clear, bahwa pengakuan bea cukai ada surat dari Garuda untuk dimintakan pengecekkan pabean di pesawat yang baru saja mendarat," ujar Arief Poyuono di acara ILC yang ditayangkan di TVOne, Selasa (10/12/2019).

Namun pernyataan tersebut langsung dibantah oleh host ILC, Karni Ilyas. "Bea cukai baru bilang melakukan penyelidikan, kok ada masuk disclamer?" tanya Karni Ilyas.


Peringatkan Ari Askhara Soal Penerbangan, Erick Thohir: Tidak Usah Gaya Terbang ke Eropa

Arief menyampaikan bahwa tidak ada aturan yang menjelaskan bawa dilarang membawa barang. "Tidak ada aturan bahwa pesawat baru yang very flight dari pabrik ke sini tidak boleh membawa barang, tidak ada aturannya," kata Arief.

"Artinya sudah jelas, kasus ini bukan penyelundupan, kalau penyelundupan itu konotasinya sudah baik, dari Garuda mengirimkan surat, nah itu ada niatan tidak baik," pungkasnya.

Pasca Kasus Penyelundupan Harley dan Brompton, Erick Thohir: Angkat Citra Garuda Sangat Berat

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati