logo


Gibran Maju Pilwakot Solo, Pengamat Politik: Nanti Lawan Kotak Suara Kosong

berikut penjelasannya

11 Desember 2019 14:11 WIB

media indonesia

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gibran Rakabuming Raka mencalonkan diri sebagai Calon Wali Kota Solo. Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu diprediksi berpeluang terpilih sebagai walikota dalam kontestasi pemilihan Wali Kota Solo pada tahun 2020.

Direktur Indonesia Popular Survey, Silvanus Alvin menyebut peluang Gibran menang sebagai Walikota Solo terlihat dari partai-partai politik yang ada di Solo.

“PKS, PAN dan PKB itu mendekat karena kans menang gibran begitu tinggi. Dukungan atas partai-partai itu kembali lagi ke Gibran, karena ia cukup didukung PDIP untuk maju pilwakot. setahu saya PDIP di Solo punya 30 dari 35 kursi DPRD. Partai lainnya berkisar antara 3-5 kursi,” kata Silvanus Alvin di Jakarta, Rabu (11/12).


PKS: Pak Jokowi Menurut Saya Keliru

Kendati demikian, Silvanus Alvin menyebut majunya Gibran adalah bentuk kebangkitan Dinasti politik dari trah Jokowi terjadi di solo.

“Tidak ada yang salah dari dinasti ini selama memang prosesnya dilakukan secara demokratis melalui pemilihan jujur bersih dan adil," katanya.

Namun, kata dia, hal ini akan bermasalah apabila politik ini memunculkan calon tunggal karena tidak baik bagi demokrasi di Indonesia, sehingga perlu ada kandidat lain yang dimunculkan.

“Jangan sampai Gibran nanti lawan kotak suara kosong. Masyarakat di Solo pun, saya berpesan, juga harus melihat kampanye maupun pesan-pesan politik apa yang ditawarkan Gibran. Jangan karena modal populer saja maka ia dipilih,” pungkasnya.

Direktur Indonesia Popular Survey Sebut Gibran Berpeluang Besar Terpilih di Pilwakot 2020

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Tino Aditia