logo


Penanganan Spekulan Tanah di Ibu Kota Baru, Moeldoko: Harusnya Pemda

Simak berita selengkapnya

11 Desember 2019 04:15 WIB

Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko
Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mendorong pemerintah daerah untuk melakukan pengendalian akan hadirnya spekulan tanah di lokasi ibu kota negara baru.

Seperti diketahui, ibu kota baru akan dibangun di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

"Bagaimana mengatur, atau mengendalikan spekulan-spekulan. Harusnya pemda," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (10/12).


Tanggapi Moeldoko, Pengacara Habib Rizieq: Ujungnya Ini Mencari Apa yang Titik Lemah

Terkait pembangunan ibu kota baru, kata Moeldoko, pemda juga mesti melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat.

Pemda harus meyakinkan bahwa pembangunan itu, tak seharusnya dikhawatirkan oleh masyarakat setempat.

"Itu kan pemda harusnya dong, pemda yang aktif untuk sosialisasi kepada masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, salah seorang warga adat Paser Balik, Marice menyebut banyak pihak dari luar daerah mulai berburu tanah sejak ibu kota baru ditetapkan pemerintah pada Agustus 2019.

Tinjau Jembatan Pulau Balang II, Menteri PUPR Targetkan Pembangunan Rampung Tahun Depan

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex