logo


Soal Hukuman Mati untuk Koruptor, Gerindra: Memang Harus Ada

Simak berita selengkapnya

10 Desember 2019 19:04 WIB

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmon J Mahesa
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmon J Mahesa Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmon J Mahesa, tidak mempersoalkan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membuka peluang adanya aturan hukuman mati bagi koruptor.

Menurutnya, hukuman mati memang sudah seharusnya diberlakukan di negara yang baru berkembang seperti Indonesia.

“Kondisi hukuman mati kan kondisi yang memang harus ada di negara yang baru berkembang seperti kita,” ujar Desmon di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (10/12).


Setuju Koruptor Dihukum Mati, Mahfud: Kadang Kala Hakimnya Malah Mutus Bebas

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan apabila rakyat menghendaki adanya hukuman mati untuk koruptor, maka tidak sulit untuk merubah Undang-Undang (UU) yang sudah ada seperti di UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang memberlakukan hukuman mati untuk korupsi bencana alam.

“Makanya, kata Pak Jokowi kalau masyarakat mau, berarti UU-nya dirubah,” kata Desmon.

Menurutnya, DPR sebagai wakil rakyat tentu setuju jika koruptor dihukum mati, sesuai dengan ketentuan undang-undang.

“Kalau ini tuntutan rakyat, mau apa? Kalau ini dalam rangka efek jera, dalam rangka tidak terjadi korupsi ya harus kita lakukan, seperti China kan, kenapa tidak. Dalam rangka kepentingan nasional,” pungkasnya.

Tak Setuju Koruptor Dihukum Mati, Komnas HAM: Tidak Menyelesaikan Persoalan

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata