logo


Jelang Pilkada 2020, AHY: Kami Ingin Menghadirkan Tokoh-tokoh, Figur-figur yang...

berikut penjelasannya

10 Desember 2019 11:22 WIB

mediaindonesia

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Langkah Komisi Pemilihan Umum menerbitkan Peraturan KPU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Dan/Atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Dalam beleid tersebut, tidak ada larangan bagi mantan terpidana korupsi untuk maju dalam pemilihan kepala daerah atau Pilkada tahun 2020. Hal itu mendapat tanggapan oleh sejumlah petinggi parpol.

Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan Partai Demokrat akan membahas ketentuan demi ketentuan yang tertuang didalam PKPU Nomor 18/2019 untuk menghadirkan tokoh yang berkomitmen, berkapasitas dan berintegritas.


Napi Korupsi Bisa Ikut Pilkada, KPK: Ya Prihatin Saja...

"Yang jelas sekali lagi kami ingin menghadirkan tokoh-tokoh, figur-figur yang memiliki komitmen, memiliki kapasitas tapi juga integritas," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat tersebut di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi seperti dilansir detik.com, Senin (9/12).

Pria yang akrab disapa AHY ini mengaku optimis jika para tokoh politisi di daerah dan pusat semangat dalam berkomitmen untuk mengelola pemerintahan yang baik sehingga bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat Indonesia.

"Dan ke depan saya optimis jika para politisi para tokoh pemimpin di daerah, pusat, juga senantiasa memiliki semangat untuk menunjukkan komitmennya dalam rangka open and good governance. Dan juga bisa meyakinkan bahwa semua itu harus kita wujudkan demi kesejahteraan rakyat," lanjutnya.

Tolak Eks Koruptor Ikuti Pemilihan, NasDem: Itu Enggak Usah Dicalonkan dan Didiskusikan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×