logo


Ketua Komisi KPK Usul Penghapusan Honor Perjalanan Dinas PNS: Jadi Kemana pun Mereka Pergi, Sudah Enggak Terima

berikut penjelasannya

10 Desember 2019 09:40 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengusulkan Pemerintah untuk menerapkan single salary system dalam menggaji Pegawai Negeri Sipil atau PNS. Salah satunya adalah dengan menghapus honor perjalanan dinas diluar gaji seperti yang sudah diterapkan di KPK.

Hal tersebut ia ungkapkan dihadapan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, dalam konferensi pers acara Hari Antikorupsi Sedunia di Gedung KPK, Jakarta Pusat, Senin (9/12) kemarin.

"Jadi kemana pun mereka pergi, sudah enggak terima-terima," kata Agus Rahardjo.


Napi Korupsi Bisa Ikut Pilkada, KPK: Ya Prihatin Saja...

Agus mengusulkan agar honor perjalanan dinas tersebut bisa dijadikan satu kedalam gaji yang diterima PNS. Sehingga, honor perjalanan dinas tersebut tidak menjadi sumber untuk meraup keuntungan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menerima usulan Ketua Komite KPK tersebut. Sebagai tanggapan atas usulan sistem penggajian tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga berencana melakukan kajian secara komprehensif terlebih dahulu.

"Sistem penggajian ini memang perlu untuk dikaji secara komprehensif," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Ini semacam duluan mana, ayam atau telur," imbuhnya.

Kendati demikian, Sri Mulyani menilai usulan dari Ketua Komisi KPK tersebut tidak lantas bisa diterapkan dan perlu dikaji. Tujuannya agar APBN tidak kacau dan tetap berjalan dengan baik.

Soal Wacana Penambahan Libur bagi PNS, Tjahjo Kumolo: Jangan Banyak-banyak Liburnya

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia