logo


Napi Korupsi Bisa Ikut Pilkada, KPK: Ya Prihatin Saja...

Simak berita selengkapnya

10 Desember 2019 05:00 WIB

Ketua KPK Agus Rahardjo.
Ketua KPK Agus Rahardjo. Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo merasa prihatin terhadap Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang tak melarang mantan narapidana korupsi mencalonkan diri pada Pilkada 2020.

Menurutnya, orang yang pernah melakukan tindak korupsi seharusnya tak diperbolehkan mengikuti kontestasi Pilkada.

"Ya prihatin saja. Kan mestinya tidak. Jadi, untuk pencalonan berikutnya mestinya dilarang. Mestinya aturan itu harusnya konsisten," kata Agus di Gedung Penunjang KPK, Jakarta, dilansir dari CNN Indonesia, Senin (9/12).


Peringati Hari Antikorupsi, Novel Baswedan Sebut Revisi UU KPK Justru Menguntungkan Koruptor

Sebelumnya, KPU sempat mengatur pelarangan mantan koruptor untuk maju Pilkada dalam PKPU Nomor 20 Tahun 2018 untuk pemilu tahun ini.

Akan tetapi, hakim Mahkamah Konstitusi (MK) mengurungkan aturan ini. Alasannya, tidak ada Undang-undang yang mengatur perihal tersebut.

KPK Sebut Tak Ingin Peringati Hari Antikorupsi, Netizen: Jangan Hanya...

Halaman: 
Penulis : Iskandar