logo


Beri Laporan ke Jokowi, Kapolri Belum Bisa Ungkap Penyerang Novel Baswedan

Simak berita selengkapnya

10 Desember 2019 04:30 WIB

Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kapolri Jenderal Idham Azis telah memberikan laporan penanganan kasus penyiraman air keras ke Novel Baswedan kepada Presiden Jokowi.

Idham menemui Jokowi sekitar 20 menit, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/12) sore. Akan tetapi, Idham langsung meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta usai melakukan pertemuan dengan sang presiden.

Lebih lanjut, Idham meminta Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Muhammad Iqbal menjelaskan hasil pertemuan dengan Jokowi kepada wartawan.


Puan Maharani: Keberhasilan Gerakan Antikorupsi Tidak Diukur dari Seberapa Banyak Orang yang Ditangkap

"Terus saat ini Pak Kapolri sudah meninggalkan Kompleks Istana, untuk melaksanakan tugas-tugas yang lain," kata Iqbal kepada wartawan, Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/12).

Dalam pertemuan tadi, kata Iqbal, Jokowi mempertanyakan perkembangan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK itu.

Dia menyebutkan Idham telah melapor bahwa penyerang Novel belum terungkap. Idham sendiri, lanjut dia, sudah menunjuk Kepala Bareskrim Polri baru, yakni Inspektur Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"(Sampai) detik ini, dan sebelumnya (belum terungkap), dan insya Allah nanti ke depan, tim teknis akan terus bekerja maksimal untuk mengungkap kasus ini," terang Iqbal.

Sindir Pihak yang Ingin Gantikan Pancasila, Megawati: Jangan Rusak Indonesia, Pergilah Kalian!

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×