logo


Kapolri Bertemu Jokowi Laporkan Kasus Teror Novel Baswedan

Simak berita selengkapnya

9 Desember 2019 22:56 WIB

Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Idham Azis telah menyampaikan laporan penanganan kasus penyiraman air keras Novel Baswedan ke Presiden Joko Widodo.

Setelah bertemu dengan Jokowi selama 20 menit di Istana Merdeka, Idham langsung meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan.

"Terus saat ini Pak Kapolri sudah meninggalkan Kompleks Istana, untuk melaksanakan tugas-tugas yang lain," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Muhammad Iqbal kepada wartawan di Istana, Senin (12/9).


Peringati Hari Antikorupsi, Novel Baswedan Sebut Revisi UU KPK Justru Menguntungkan Koruptor

Dalam pertemuan tadi, Jokowi menanyakan perkembangan kasus teror Novel. Idham melaporkan bahwa penyerang Novel belum terungkap. Iqbal mengatakan bahwa Idham sudah menunjuk Kepala Bareskrim Polri baru, yakni Inspektur Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"(Sampai) detik ini, dan sebelumnya (belum terungkap), dan insya Allah nanti ke depan, tim teknis akan terus bekerja maksimal untuk mengungkap kasus ini," ujarnya.

Iqbal mengatakan bahwa tim teknis sudah menemukan alat bukti dan petunjuk yang signifikan. Pihak kepolisian juga sudah memeriksa sekitar 37 saksi, 114 toko bahan kimia, hingga 38 titik CCTV.

"Bahkan CCTV itu kita periksa secara laboratorium forensik di Mabes Polri maupun di Australia. Itu adalah salah satu bukti kita sangat serius," katanya.

Ia meminta semua pihak untuk bersabar dalam penyelidikan kasus ini.

"Sabar saja, tidak akan berapa lama lagi, tim teknis akan segera mengungkap kasus ini. Kita sudah menemukan alat bukti dan petunjuk yang sangat signifikan," ujarnya.

PKS: Pak Jokowi Utang Mata Saudara Novel Baswedan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×