logo


Polemik Khilafah pada Pendidikan Agama, Menag Sebut Akan Dipindahkan Bukan Dihilangkan

Simak berita selengkapnya

9 Desember 2019 21:38 WIB

Menteri Agama Fachrul Razi
Menteri Agama Fachrul Razi Dok. Kemenag

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Agama Fachrul Razi mengungkapkan bahwa materi khilafah pada pendidikan agama Islam tidak akan dihapus, melainkan akan dipindah dari pelajaran fiqih ke pelajaran sejarah.

"Itu hanya dipindahkan dari tadinya itu masuk ke (mata pelajaran) fiqih dipindahkan ke sejarah ya. Sejarah enggak boleh hilang, tapi (materi khilafah dan jihad) di fiqih tidak ada lagi," ujar Fachrul Razi di Kemenag, Jalan Lapangan Benteng, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengemukakan bahwa materi khilfah nantinya akan diberikan dengan perspektif baru yang sesuai dengan kondisi saat ini.


DPR: Jangan Hapus Khilafah dari Pelajaran Agama

"Tetapi akan diberikan perspektif yang lebih produktif dan lebih konstekstual. Nanti disampaikan bahwa khilafah itu tidak lagi cocok untuk Indonesia. Negara bangsa yang sudah memiliki konstitusi," kata Kamaruddin.

"Jadi nasionalisme dan religiusitas harus ditanamkan bareng bersamaan pelajaran agama. Jadi pelajaran agama Islam akan berfungsi instrumental menanamkan nilai keagamaan yang moderat naionalis religius," pungkasnya.

Menag-Mendikbud Sepakati Tak Hapus Materi Agama, Menag: Moderasinya Lebih Ditonjolkan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex