logo


Amien Rais: Mengejar-ngejar Duniawi Itu Namanya Politisi Sontoloyo

Simak berita selengkapnya

9 Desember 2019 17:26 WIB

Amien Rais
Amien Rais Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, memaparkan soal demokrasi Indonesia. Menurut Amien, demokrasi dalam suatu negara harus didukung oleh moral.

"Saudara-saudaraku, bangsa yang memerlukan demokrasi tetapi moralnya rusak apalagi agama dimusuhi itu biasanya ujung-ujungya sebuah kehancuran," kata Amien saat memberikan pengarahan Workshop Nasional Anggota DPRD PAN di Hotel Redtop, Pecenongan, Jakarta Pusat, Senin (9/12).

Amien mengatakan bahwa kekuasaan tanpa moral bisa mendatangkan kehancuran.


Beri Dukungan Penuh, PKB: Gibran Layak Memimpin Kota Solo

"Jadi banyak profesor botak di Amerika itu yang bisa mencari persamaan hancurnya imperium Romawi dengan the fall of American empire sekarang ini, tapi juga Chinese empire, malah semua empire itu menuruti hanya mencari kekuasaan tanpa dimensi moral, tanpa dimensi rohani maka manusianya menjadi bejat yang dikejar hanya dunia, dunia, dunia, dunia," katanya.

Ia kemudian menyinggung soal ucapan Ketum PAN, Zulkifli Hasan, soal politi yang mengejar dunia. Menurutnya, jika terus mengejar dunia dan menumpuk kekayaan bisa mengalami disorientasi.

"Nah karena itu saudara sekalian tadi ada kata kunci dari Pak Zul (Zulkifli Hasan) itu, kalau kita hanya mengajar dunia dalam politik, menumpuk-menumpuk kekayaan misalnya atau keduniaan kita mengalami disorientasi," ujarnya.

Amien menyebut kader yang hanya mengejar dunia adalah politisi sontoloyo.

"Jadi kalau ada politisi PAN jadi anggota DPRD, Bupati, Sekda, Gubernur, DPR RI, menteri siapa tahu mungkin Presiden suatu ketika tetapi kok hanya mengejar-ngejar duniawi itu namanya politisi sontoloyo," ucap Amien.

Gibran Maju Pilkada 2020, DPR: Jadi Sorotan Media Dalam dan Luar Negeri

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata