logo


Dinilai Sudah Tak Relevan dalam Politik, Zulkifli Hasan: Jadi Bukan Jualan Agama yang Diharapkan...

Simak berita selengkapnya

9 Desember 2019 08:23 WIB

Zulkifli Hasan
Zulkifli Hasan Facebook/Zulkifli Hasan

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menyebut jargon surga dan neraka yang digunakan pada Pemilu Presiden 2019 sudah tidak laku lagi. Sebab, masyarakat lebih menginginkan kebijakan yang menyentuh sisi kehidupan mereka.

"Belajar dari Pemilu Presiden 2019 yang sudah usai, ternyata publik tidak lagi membutuhkan jargon-jargon, tapi apa yang akan berdampak bagi kehidupan mereka," ujar Zulkifli pada penutupan Silaknas dan Milad Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Padang, seperti yang dikutip Antara, Minggu (8/12)

Zulkifli Hasan mengatakan, publik lebih membutuhkan kebijakan yang bisa dirasakan manfaatnya secara langsung. Hal itu diungkapkan berdasarkan pengalaman delapan bulan berkampanye dengan menjual isu agama dalam arti positif.


Petinggi Garuda Salah Gunakan Kekuasaan, Sandiaga Uno: Ini Membuat Miris Hati Kita

"Jadi bukan jualan agama yang diharapkan, tapi apa kebijakan berdampak yang bisa ditawarkan kepada masyarakat," kata Ketua Dewan Pakar ICMI itu.

Jadi, kata Zulkifli, siapa yang menawarkan kebijakan yang bermanfaat langsung ke masyarakat akan lebih banyak mendulang dukungan. Menurutnya, perjuangan yang begitu heroik dengan menjual isu agama telah menuai pelajaran penting, meskipun akhirnya capres yang satu sudah menjadi Menteri Pertahanan.

"Itulah politik yang harus diambil pelajaran, karena akhirnya adalah kepentingan," terang Zulkifli.

PKPU Tak Memuat Larangan Eks Koruptor Ikuti Pilkada, Gerindra: Kegagalan KPU dalam Mendorong Regulasi...

Halaman: 
Penulis : Iskandar