logo


Sebut Dirut Garuda Tak Cukup Dipecat, Ini Permintaan Bamsoet ke Erick Thohir

Simak berita selengkapnya

9 Desember 2019 01:00 WIB

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet)
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara atau Ari Askhara telah resmi dicopot dari jabatannya. Pemecatan dilakukan atas keterlibatan Ari dalam kasus penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton. Hal itu disampaikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir di hadapan publik.

Ketua Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) memuji langkah Erick Thohir tersebut. Namun, ia juga meminta agar kasus penyelundupan itu dibawa ke ranah hukum.

"Saya minta kepada saudara Erick Thohir, disamping melakukan pemecatan juga memproses kasus ini ke meja hijau," ujar Bamsoet di Jakarta Utara, seperti dilansir Antara, Sabtu (7/12).


Gantikan Tugas Ari Askhara, Fuad Rizal Akan Lakukan Hal Ini

Perilaku dan tindakan mantan Dirut Garuda, menurut Bamsoet, tak cukup diganjar dengan sanksi pemecatan, tetapi harus diselesaikan pula secara pidana.

"Karena penyeludupan itu adalah pidana dan unsur itu tidak boleh dilepas," kata Bamsoet.

Pilih Dirut Garuda, Menhub Peringatkan Erick Thohir: Jangan Main-Main!!

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×