logo


Mahyudin ke Agung, Belum Izin ke ARB

Mahyudin secara objektif lebih memilih mendukung kepengurusan yang diakui pemerintah.

20 Maret 2015 09:50 WIB

Politisi Golkar asal Kalimantan Timur Mahyudin.(Ist.)
Politisi Golkar asal Kalimantan Timur Mahyudin.(Ist.)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Peralahan para pendukung Aburizal Bakrie (Ical) berangsur-angsur mendukung kepengurusan Golkar di bawah pimpinan Agung Laksono. Politisi Golkar asal Kalimantan Timur Mahyudin memutuskan untuk bergabung dengan kubu Agung Laksono. Keputusan Mahyudin tersebut diakuinya di luar sepengetahuan Ical.

Mahyudin berujar, ia baru akan memberitahu Ical jika Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly telah meresmikan kepengurusan yang dibuat Agung Laksono. Kader Kaltim itu menegaskan, walau dirinya dengan ARB berbeda pandangan, tapi secara pribadi iya tetap akan melaporkan keputusannya tersebut. ARB diakui Mahyudin telah dianggapnya sebagai orang tuanya sendiri.

Mahyudin sendiri adalah kader Golkar yang terlihat hadir pada Musyawarah Nasional Golkar ke IX di Bali. Munas pada Desember 2014 itu menetapkan kembali Aburizal bakrie dan Idrus Marham sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar. Belakangan diketahui nama Mahyudin masuk dalam kepengurusan Golkar versi Agung yang telah didaftarkan ke Kemenkumham. Mahyudin dipercaya Agung Laksono untuk menjabat Wakil Ketua Dewan Pertimbangan. Terkait dukungannya kepada Agung, Mahyudin berdalih bahwa dirinya secara objektif mendukung kepengurusan yang diakui oleh negara.


Moeldoko Cs Gugat Yasonna Laoly Soal Hasil KLB, Demokrat: Sangat Politis

Mahyudin menolak posisi yang diperuntukan kepadanya dalam kepengurusan Golkar sebagai hadiah. Ia merasa posisi yang diembannya dalam kepengurusan Golkar semata-mata adalah untuk mendukung jalannya roda pemerintahan. Seperti diketahui pada Selasa (17/03/105) lalu, Ketua DPP bidang Hukum Golkar Lawrence Siburian telah menyerahkan susunan kepengurusan ke Kementerian Hukum dan HAM. Susunan kepengurusan Golkar kali ini merupakan kepengurusan tergendut sepanjang perjalanan sejarah Golkar. Sebanyak 377 nama diakomodir dalam kepengurusan tersebut.

Politikus Golkar Sebut Tak Tepat Bicara 'Failed Nation' Saat Semua Orang Berjibaku Lawan Covid-19

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah, Vicky Anggriawan