logo


Politisi Partai Demokrat: Direksi dan Komisaris BUMN Dilarang Main Moge dan Harley Davison

berikut penjelasannya

7 Desember 2019 21:15 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon menyarankan agar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melarang direksi dan komisaris BUMN untuk main motor gede (moge).

Jansen menilai hal tersebut membuktikan keseriusan Erick Thohir dalam membersihkan perusahaan pelat merah terlebih usai kasus penyelundupan onderdil Harley Davidson dan sepeda Brompton oleh Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara.

“Misalnya, direksi dan komisaris BUMN dilarang main moge dan Harley Davison. Tidak tepat saja kerja di perusahaan pelat merah bermewahan di tengah BUMN buntung dan rakyat banyak susah,” ujar Jansen seperti dikutip dari JawaPos, Sabtu (7/12).


Setelah Jokowi, Kini Gilran Rizal Ramli Berikan Pujian Kepada Erick Thohir

Politisi Demokrat tersebut menyebut jika direksi BUMN yang kedapatan makan di restoran mahal saja bisa membuat Erick Thohir marah. Oleh karena itu, dirinya menyarankan Erick Thohir untuk sebaiknya membuat kebijakan yang lebih detail. Sehingga para petinggi BUMN tidak lagi memamerkan hobi mewahnya di depan publik.

“Kalau mau mewah ya jadi lawyer atau kerja di perusahaan sendiri. Bukan di BUMN yang milik rakyat,” tegasnya.

Jansen Sitindaon menyebut jika pihaknya (Partai Demokrat) terus menunggu gebrakan-gebrakan yang akan dilakukan oleh Erick Tohir yang mendapat kepercayaan dari Jokowi untuk mengemban tugas sebagai Menteri BUMN.

“Sampai saat ini saya masih percaya Mas Erick tepat dipilih Pak Jokowi jadi Menteri BUMN. Kami tunggu gebrakannya,” ungkapnya.

Usai Ari Ashkara, 4 Direksi Garuda Akan Menyusul Dinonaktifkan, Erick Thohir: Ini Bisa Bongkar Total Jadinya

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×