logo


Soal Amandemen UUD 1945, Demokrat Sebut Jokowi Rasional

Berikut pernyataan lengkapnya

7 Desember 2019 09:45 WIB

Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon
Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon Twitter

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo mengatakan tidak perlu ada amandemen UUD 1945 jika merembet ke pasal-pasal yang lain.

"Jawaban saya, apakah bisa amendemen dibatasi? Untuk urusan haluan negara, jangan melebar ke mana-mana. Kenyataannya seperti itu kan. Presiden dipilih MPR, presiden 3 periode, presiden satu kali 8 tahun. Seperti yang saya sampaikan, jadi lebih baik tidak usah amendemen," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (2/12).

Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, menyebut pernyataan Jokowi tersebut rasional.


Soal Penyerang Novel Baswedan, Jokowi: Saya Yakin Insyaallah Ketemu

"(Pernyataan Jokowi) Rasional," kata Jansen kepada wartawan, Sabtu (7/12).

Jansen mengatakan bahwa partainya menolak wacana amandemen UUD 1945. Menurutnya, belum ada kepentingan yang mendesak sehingga perlu adanya amandemen.

PKPU Tak Muat Larangan Eks Koruptor Ikuti Pilkada, ICW: KPU Terburu-buru

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata