logo


Ekonomi Indonesia Belum Stabil, UMKM Indonesia Harus Bekerja Keras

berikut penjelasannya

5 Desember 2019 19:20 WIB

pinterest

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kondisi perekonomian Indonesia diprediksi masih belum stabil hingga tahun 2020. Kondisi ini diyakini akan berdampak pada pada dunia usaha, khususnya sektor UMKM.

Demikian disampaikan CEO Kebab Turki Baba Rafi, Nilamsari Sahadewa saat diskusi bertema prospek perekonomian, tantangan dan peluang UMKM di Kementrian Koperasi (Kemenkop) Dan UKM, Jakarta, Kamis (5/12).


Peran BPR dan BPRS Dalam Penuhi Kebutuhan Modal, Begini Tanggapan Kemenkop UKM

Menurutnya pelemahan ekonomi yang cukup drastis ini sudah dirasakan sejak bulan Juli 2019 yang lalu. Namun, para pelaku bisnis diharapkan tidak putus asa, pasalnya pebisnis dituntut untuk bisa cepat beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Selain itu, kata dia, Pengusaha juga harus bisa mendapatkan solusi yang terbaik dalam menghadapi berbagai tantangan.

"Pelaku UMKM di Indonesia harus terus bekerja keras, karena pelemahan ekonomi sudah mulai terasa," tuturnya.

Kendati demikian, kata Nilam, dukungan dari pemerintah sangat diperlukan guna mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi pelaku UMKM.

Dalam hal ini, Nilam berharap pemerintah untuk terus memberikan dukungan kepada pelaku UMKM.

Dia menegaskan bahwa dukungan dari pemerintah sangat diperlukan untuk mengatasi berbagai persoalan-persoalan yang dihadapi oleh pelaku UMKM.

Menurutnya dukungan yang dapat dilakukan pemerintah seperti pemberian kemudahan mengakses modal, bunga peminjaman yang terjangkau, pelatihan - pelatihan serta perlindungan hukum bagi para pelaku UMKM.

"Salah satunya dengan cara ekonomi kreatif, itu akan menambah nilai tambah. Mungkin yang jadi masukan ke pemerintah adalah UMKM itu harus diarahkan untuk tidak hanya menjual barang," pungkasnya.

Kemenkop UKM Fokus Dongkrak Perluasan Pasar Produk-Produk UKM Sektor Riil Unggulan

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Tino Aditia