logo


Soal Pernyataan Kontroversial Rocky Gerung, Moeldoko: Kacamatanya Buram

berikut penjelasannya

5 Desember 2019 16:55 WIB

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pada acara ILC yang ditayangkan oleh TvOne, Pengamat Politik Rocky Gerung menyebut jika tidak ada orang yang Pancasilais di Indonesia, termasuk Presiden Jokowi. Dia bahkan menganggap Presiden Jokowi hanya hafal Pancasila tapi tidak memahaminya. Pernyataan tersebut menuai kecaman dari banyak kalangan, bahkan warganet ramai memasang tagar #RockyGerungMenghinaPresiden hingga menjadi trending di Twitter.

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, akhirnya buka suara terkait pernyataan Rocky Gerung tersebut. Moeldoko menilai pernyataan Rocky tersebut adalah hasil dari pengamatan Rocky yang kurang jeli.

"Saya pikir, itu cara menilainya itu kacamatanya buram. Kalau kacamatanya jernih melihatnya adalah bahwa program BPJS itu sebuah program yang tidak semua negara mampu," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (4/12).


Soal Pernyataan Kontroversial Rocky Gerung, Mahfud Md: Saya Nggak Pernah Tertarik Omongannya

Moeldoko menilai bahwa kritik Rocky terhadap Jokowi erat kaitannya dengan masalah BPJS Kesehatan. Kendati demikian, Kepala Staf Kepresidenan itu mengatakan agar jangan langsung mengaitkan BPJS Kesehatan dengan Pancasila.

"Memang ini memang berat. Jadi kalau itu berat, maka kan harus ada upaya untuk meringankan beban APBN kan itu. Jadi jangan melihatnya langsung dikaitkan dengan Pancasila," katanya.

Moeldoko membela Presiden Jokowi dengan menyebut Jokowi sangat memahami Pancasila. Ia mengungkapkan bahwa Jokowi baru-baru ini memberi pengajaran tentang internalisasi Pancasila dan pembumian Pancasila.

"Ya nggak, wong kemarin baru memberikan lecture tentang internalisasi Pancasila. Internalisasi Pancasila itu sudah kelas yang paling tinggi," kata Moeldoko.

"Jadi kemarin beliau sudah mengajarkan internalisasi Pancasila itu sudah kelas yang paling tinggi," tandasnya.

Rocky Gerung Sebut Jokowi Tak Paham Pancasila, Stafsus Presiden: Pada Akhirnya Publik Akan Bisa Menilai

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×