logo


Harapkan BUMN Diisi oleh Sosok Profesional, Erick Thohir: Mohon Maaf, Saya Bukan Anti Orang Tua...

Simak berita selengkapnya

5 Desember 2019 14:18 WIB

Erick Thohir
Erick Thohir Goal.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengusahakan setiap di perusahaan BUMN diisi oleh kalangan profesional, terutama kalangan muda dan bukan diisi oleh pensiunan. Sebab, diperlukan kesesuaian antara langkah yang ditempuh dengan visi Presiden Jokowi.

“Kami mengharapkan orang-orang yang profesional, yang sesuai dengan tempatnya bukan karena hasil lobi-lobi. Mohon maaf, saya bukan anti orang tua, saya tetap apresiasi, tapi kalau diisi oleh pensiunan? Sedangkan 58 persen penduduk Indonesia muda, berarti kan tidak buka lapangan kerja,” kata Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Rabu, (4/12).

Hal itu disampaikan menyusul adanya perombakan struktur perusahaan BUMN yang mengalami kerugian. Pembenahan pun dilakukan dengan berbagai cara, seperti  penggabungan hingga penutupan perusahaan.


Dua Bulan Jadi Menteri Jokowi, Erick Thohir: Saya Jadi Miskin

“Jumlah BUMN terlalu banyak, harus dikurangi. Harus diperbaiki bisnis intinya, harus dimerger atau ditutup, tidak bisa berdiri sendiri semua karena terlalu banyak,” ujarnya.

Erick mengharapkan perampingan itu membuat kinerja BUMN menjadi lebih baik sehingga mendorong terbukanya lapangan pekerjaan yang berkelanjutan.

“Visi Presiden adalah cipta lapangan kerja, jangan nanti BUMN punya anak usaha hanya untuk menggemukkan diri dan diisi oleh kroni-kroni oknum,” jelas Erick.

Gibran-Bobby Siap Maju Pilkada, PKS Tak Ingin Dinasti Politik Muncul

Halaman: 
Penulis : Iskandar