logo


Rocky Gerung Sebut Jokowi Tak Paham Pancasila, Mahfud MD: "Saya Tak Tertarik dengan Omongan Rocky..."

Simak ulasan selengkapnya

5 Desember 2019 03:15 WIB

Jokowi Perkenalkan Mahfud MD sebagai Menko Polhukam, di Istana Negara, Rabu (23/10).
Jokowi Perkenalkan Mahfud MD sebagai Menko Polhukam, di Istana Negara, Rabu (23/10). Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menkopolhukam, Mahfud MD menanggapi pernyataan Rocky Gerung yang menyebut Presiden Jokowi tak paham dengan Pancasila.

Mahfud mengatakan dirinya tak terlalu tertarik untuk mengomentari omongan dari Rocky. Mantan Ketua MK itu menyerahkan urusan itu kepada PDIP,

"Saya nggak pernah tertarik omongannya Rocky Gerung. Nggak tahu saya," kata Mahfud, dikutip dari laman Detik (05/12).


Rocky Gerung Sebut Jokowi Tak Paham Pancasila, PDIP: Dia Sedang Cari Sensasi

"Kan PDIP sudah bersikap," ujar Mahfud.

Sebelumnya, Rocky menyindir Jokowi dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di TV One, (04/12). Rocky mulanya mengatakan bahwa Pancasila gagal sebagai ideologi karena sila-sila di dalamnya bertentangan.

"Pancasila itu sebagai ideologi gagal. Karena bertentangan sila-silanya. Saya pernah tulis risalah panjang lebar di Majalah Prisma dengan riset akademis yang kuat bahwa Pancasila itu bukan ideologi dalam pengertian akademik. Dalam diskurs akademis. Sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, mengakui bahwa perbuatan manusia hanya bermakna kalau diorientasikan ke langit. Sila kedua Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Apa dalilnya bahwa saya boleh berbuat baik tanpa menghadap langit, itu namanya humanisme tu. Lalu saya berbuat baik supaya masuk surga, artinya kemanusiaan saya itu palsu. Sila kelima Keadilan Sosial. Versi siapa? Liberalisme? Libertarianisme. Orang boleh isi sila kelima itu dengan marxisme, boleh saja. Diisi dengan Islamisme boleh saja. Karena tidak ada satu keterangan final tentang isi dari Keadilan Sosial itu," kata Rocky.

Lebih lanjut, Rocky kemudian menyebut Jokowi juga tak mengerti mengenai Pancasila.

"Saya tidak pancasilais, siapa yang berhak menghukum atau mengevaluasi saya? Harus orang yang pancasilais, lalu siapa? Tidak ada tuh. Jadi sekali lagi, polisi pancasila, presiden juga tak mengerti pancasila. Dia hafal tapi dia nggak ngerti. Kalau dia paham dia nggak berutang, dia nggak naikin BPJS," imbuh dia.

Kantongi Restu dari Jokowi, Bobby Nasution Optimis Maju Pilwakot Medan

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma