logo


Kurangi Penumpukan Beras, Jokowi Minta Pembenahan Manajemen Logistik dan Pengelolaan Cadangan Beras

Simak berita selengkapnya

4 Desember 2019 21:21 WIB

Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/12/2019)
Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/12/2019) istemewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas untuk membahas pengelolaan cadangan beras pemerintah di Kantor Presiden, Jakarta, pada Rabu (4/12/2019). Jokowi menekankan agar pemerintah benar-benar memiliki data ketersediaan produksi beras dalam negeri yang akurat dan terkonsolidasi.

"Saya harapkan data produksi beras betul-betul riil dan terkonsolidasi sehingga kita betul-betul memiliki sebuah pegangan data yang kuat dalam setiap mengambil keputusan dan tentu saja langkah-langkah koreksi dan langkah-langkah perbaikan yang akan kita lakukan," ujarnya.

Presiden juga menyinggung soal manajemen logistik dan rantai pasok beras nasional. Produksi beras di setiap daerah tidaklah merata. Aspek ketersediaan komoditas beras menjadi sangat penting. Demikian pula dengan keterjangkauan terhadap pasokan beras ke masing-masing daerah di Indonesia.


Bicara Infrastruktur, Jokowi: Orang Sering Lupa, Kita Ini Membangun Peradaban

"Saya melihat kuncinya adalah efisiensi dan keandalan dalam manajemen logistik kita," sambungnya.

Selain itu, Jokowi juga meminta agar manajemen pengelolaan cadangan beras pemerintah dapat segera dibenahi sehingga tidak terjadi penumpukan stok beras. "Oleh sebab itu, saya minta regulasi dan manajemennya segera diselesaikan dan dibereskan dan dibuat pola-pola baru sehingga tidak justru menjadi beban bagi Bulog," tandasnya.

Jokowi: Ini Kita 'Menyerang', Tetapi dengan Sebuah Perencanaan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati