logo


One Piece: Bukan Hanya Haki, Ini Dia Modal Shanks Jadi Yonko

Simak berita selengkapnya

4 Desember 2019 14:51 WIB

Sumber: wallpaperplay.com
Sumber: wallpaperplay.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Sosok Yonko tak bisa dilepaskan dari perhatian penggemar One Piece. Selain Luffy selaku tokoh utama, para kaisar laut selalu menarik untuk dinantikan kemunculannya karena memiliki kekuatan yang dahsyat, baik dari Yonko itu sendiri maupun anggotanya.

Dari sekian Yonko, Shanks merupakan salah satu karakter yang misterius dari segi kekuatan atau motifnya berlayar mengarungi lautan. Diketahui, kapten bajak laut rambut merah itu menjadi alasan Luffy untuk berpertualang menemukan One Piece.

Jika menilik dari sejarah, hanya Shanks yang tak punya ikatan dengan kelompok Rocks. Meskipun Kurohige, tidak diceritakan pernah berada di kapal tokoh paling mengerikan itu, setidaknya si kumis hitam sudah tergabung dalam kru Shirohige, yang notabene merupakan mantan anggota Rocks.


One Piece: Sejarah Diungkap, Pertempuran Melawan Rocks Membuat 'Edd War' Tak Ada Apa-apanya

Selain itu, ada juga Yonko yang saat ini beraliansi, Kaido dan Big Mom yang pernah se-kapal dengan Rocks. Mempunyai anak buah sekelas Yonko, membuat pemilik marga D di masa lalu itu seakan tak terhentikan. Namun, ternyata sepak terjang mereka harus berakhir di tangan Roger dan Garp.

Usai memutuskan berlayar dengan kelompok sendiri, baik Big Mom, Kaido dan Shirohige berhasil melenggang mendekati puncak sebagai bajak laut atau Yonko. Mereka memiliki teritori masing-masing di dunia baru. Angkatan laut maupun bajak laut lainnya perlu berpikir sekian kali untuk menyerbu wilayah mereka.

Ketiga bajak laut tersebut memang pernah berhubungan dengan Rocks. Namun, Shanks yang diketahui merupakan mantan awak kapal Roger berhasil menyusul mereka di posisi yang setingkat.

Pertempuran Roger dan Garp melawan bajak laut Rocks dijelaskan terjadi pada 38 tahun lalu di pulau God Valley yang kini misterius. Saat ini, Shanks berusia 39 tahun. Itu artinya pria berjuluk Akagami itu masih berumur 1 tahun ketika pertarungan terbesar dalam sejarah One Piece berlangsung.

Sedangkan, saat itu ketiga tokoh seperti Big Mom, Kaido dan Shirohige tentunya telah matang sebagai bajak laut. Bahkan, diceritakan sesama anggota Rocks tak akur karena ego yang terlalu besar. Dikatakan Shirohige, hampir semua kru mempunyai hasrat untuk menjadi pemimpin.

Lalu, bagaimana Shanks bisa menjadi tokoh kuat sehingga dapat mengimbangi mantan anak buah Rocks di posisi Yonko?

Seperti diketahui, Shanks merupakan karakter yang tidak punya rasa takut. Hal itu terlihat ketika Edd War. Ia tetap berani menghadapi armada aliansi Shiki si Singa Emas. Tentu saja keberaniannya itu tak terlepas dari pengaruh pimpinannya saat itu, Roger.

Selain itu, setelah bajak laut Roger dibubarkan, ia mendirikan bajak laut yang terdiri dari kru yang tak bisa diremehkan. Bahkan, Brannew mengatakan kalau bajak laut Rambut Merah hampir tidak punya kelemahan karena mereka seimbang dalam berbagai keahlian masing-masing.

Fakta bahwa ia pernah berduel melawan ahli pedang terkuat di dunia, Dracule Mihawk tidak bisa dilupakan begitu saja. Kabar pertarungan keduanya terdengar ke seluruh antero lautan, termasuk Shirohige.

Di antara Yonko lainnya, Shanks memang tak memakan buah iblis. Padahal, Shirohige, Kaido dan Big Mom mengonsumsi buah yang paling ditakuti oleh pihak musuh. Namun, tetap saja Shanks bisa meraih posisi bergengsi di kalangan bajak laut.

Kiprah sukses Shanks tentunya tak terlepas dari pengalaman lewat pelatihan secara langsung maupun tidak langsung dari Roger, Rayleigh dan kru Oro Jackson yang lainnya di masa lalu. Berkat mereka, Shanks berhasil menjadi sosok yang disegani di lautan. Kebanyakan penggemar berasumsi kekuatan Shanks terletak pada Haki, yang kemungkinan setara bahkan melebihi Yonko lainnya.

Bagaimana menurut kalian Sobat One Piece?

Sebagai Kaisar ke-5, Luffy Ternyata Tak Ada Apa-apanya Dibandingkan 4 Karakter Ini

Halaman: 
Penulis : Iskandar