logo


Jokowi Diminta Larang Anak Ikut Bimbel, Pengamat Pendidikan: Guru-Guru Tidak Bekerja Maksimal

Simak berita selengkapnya

3 Desember 2019 18:17 WIB

batasnegeri.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat Pendidikan Indra Charismiadji menyarankan Presiden Joko Widodo agar anak-anak dilarang ikut bimbingan belajar (bimbel). Pasalnya Ujian Nasional (UN) akan dihapus sehingga bimbel dinilai tidak dibutuhkan lagi.

"Itu kalau presiden benar-benar serius mau bangun SDM unggul loh ya. Kalau Pak Presiden bisa mencontoh Korea Selatan di tahun 80-an saat mereformasi pendidikan dengan menutup seluruh bimbel dan melarang anak ikut bimbel," kata Indra seperti yang dilansir JPNN.com, Selasa (3/12/2019).

Menurut Indra denga adanya bimbel, tugas guru untuk mencerdaskan penerus bangsa tidak ada. Guru menjadi lebih santai. Harusnya dengan adanya guru di kelas sudah cukup untuk memberikan pelajaran tanpa harus ikut bimbel.


Soal Rektor Asing, Guru Besar UI Berharap Kualitas Perguruan Tinggi Meningkat

"Kalau masih ada bimbel, buat apa dana pendidikan Rp200 triliun digelontorkan tiap tahun? Coba ditambah sama biaya yang dibayarkan ke bimbel. Ini sama saja buang-buang uang. Guru-guru tidak bekerja maksimal," kata Indra.

Indra mengungkapkan dengan dihapusnya Ujian Nasional, bimbel sudah tidak diperlukan lagi. Selama ini bimbel laris hanya karena ada Ujian Nasional. Padahal nantinya Ujian Nasional bukan lagi penentu kelulusan.

Nadiem Minta 100 Hari, Jokowi: Saya Meyakini Beliau Bisa

Halaman: