logo


Dituding Bela Ahok oleh Rizieq Shihab, PBNU Sebut Itu Tergantung Pribadi Masing-Masing

Simak berita selengkapnya

2 Desember 2019 16:39 WIB

Habib Rizieq
Habib Rizieq Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Reuni Akbar 212 yang dilaksanakan hari ini (2/12/2019) berlangsung lancar dan damai. Pada acara tersebut Habib Rizieq Shihab tidak turut hadir, namun ditayangkan video Rizieq oleh panitia. Dalam video tersebut, Rizieq mengatakan bahwa PBNU mendukung dan membela Ahok, yang dianggap menistakan agama.

"Ada pertolongan Allah SWT padahal kita sama-sama tahu Ahok si penista agama itu dinaungi presiden, dijaga Kapolri, dibela panglima TNI, dilindungi KPU dan KPK, diusung partai-partai besar, dikampanyekan semua media nasional bersama para pengamat dan berbagai lembaga polling didanai konglomerat 9 naga merah," ujar Rizieq dalam video yang ditayangkan saat Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta, Senin (2/12/2019).

"ASN pegawai negeri diwajiban memilihnya, tidak sampai situ PBNU ikut berusaha memenangkannya dan tidak kurang preman dan dukun pun dikerahkan serta Ahok mendapat dukungan dari dalam dan luar negeri," tambahnya.


Waketum Gerindra Sebut Ahok Bakal Masuk Kabinet, Begini Tanggapan Jokowi

Sekejen PBNU Hemy Faishal Zaini membantah pernyataan Rizieq. Ia juga mengatakan PBNU juga banyak yang memilih Anies saat pilkada 2017.

"Tidak benar. Misalnya, banyak pribadi-pribadi juga kita lihat yang mendukung Anies juga banyak," kata Helmy di Jakarta, Senin (2/12).

Helmy menjelaskan bahwa NU bukan partai politik, sehingga NU tidak terkait pilkada manapun."NU bukan partai politik, jadi tidak terikat dalam pilgub, pilpres, pileg, ataupun pilbup. Kalau person-person itu menggunakan hak dipilih atau memilhnya itu bersifat pribadi," pungkasnya.

PBNU Usulkan Presiden Kembali Dipilih oleh MPR, Politisi Golkar Bilang Begini

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati