logo


Aksi 212 Digelar di Monas, Fadli Zon: Akan Menciptakan Kedamaian

berikut penjelasannya

2 Desember 2019 15:46 WIB

otoritasnews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Fadli Zon meminta agar aksi reuni 212 Senin (2/12) tidak dicurigai sebagai aksi radikal. Ia menyebut aksi yang digelar di Monas, Jakarta, ini dapat menciptakan kedamaian diantara umat.

"Kegiatan yang digelar ulama, tokoh umat Islam seperti ini harus disikapi bijaksana, itu yang akan menciptakan kedamaian. Bukan dengan kecurigaan, kemudian stigmatisasi radikal," ujar Fadli Zon kepada wartawan di Monas.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu berpendapat bahwa ancaman yang membahayakan persatuan NKRI muncul dari pihak-pihak yang menilai aksi 212 tersebut sebagai aksi radikal.


Terkait PA 212, Pengamat: Sebaiknya Bertransformasi Jadi Partai Politik

"Bentuk kecurigaan dan kebijakan yang belakangan Islamphobia ini yang membahayakan persatuan nasional kita. Ancaman kita justru mereka yang menciptakan stigma itu," ujarnya.

Sementara itu, Slamet Ma'arif selaku Ketua Persaudaraan Alumni 212 mengebut jika aksi reuni 212 yang digelar pada hari ini diklaim berjalan penuh damai dan toleransi. Menurutnya, isu yang diangkat pada aksi reuni kali ini adalah mendoakan kepulangan imam besar FPI Rizieq Shihab dan seruan penangkapan Sukmawati Sukarnoputri yang diduga telah menghina Nabi Muhammad SAW.

"Siapa pun tidak boleh dibiarkan yang menistakan agama di Indonesia. Khusus kepada polisi untuk segera memproses Bu Sukmawati melalui proses hukum yang ada agar nilai keadilan negara kita bisa terjaga dengan baik," ucapnya.

Wacana Masa Jabatan Presiden 3 Periode, Fadli Zon: Kekuasaan Absolut, Kecenderungan Menyelewengnya Juga Absolut

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia