logo


Polemik Pemulangan Rizieq, FPI Sebut Pemerintah Indonesia Lakukan Politik Buang Badan

Simak berita selengkapnya

1 Desember 2019 17:13 WIB

Habib Rizieq
Habib Rizieq Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman mengungkapkan keinginan Imam Besar FPI Rizieq Shihab untuk kembali ke Indonesia. Salah satu alasan kuat yang mendasarinya adalah kehadiran HRS dalam Reuni Mujahid 212. Hingga kini, pemulangannya masih terus diupayakan oleh pihaknya.

Munarman mengatakan, keinginan HRS untuk pulang ke Indonesia merupakan bagian dari hak konstitusional. Menurutnya, hak tersebut harus diperjuangkan sebagai warga negara Indonesia.

Pertanyaan mengenai pemulangan HRS, kata dia, kurang tepat jika dialamatkan kepada pihaknya. Karena, pemerintah Indonesia dirasa yang lebih memiliki wewenang untuk menyelesaikan persoalan yang ada.


Demokrat: Bukan FPI yang Berbahaya, Tapi yang Mau Presiden Dipilih MPR

"Badan otoritas Kerajaan Saudi Arabia sudah berupaya mempertahankan apa yang diinginkan sesungguhnya oleh pihak rezim penguasa Indonesia terhadap sosok IB-HRS,” kata Munarman, sebagaimana dilansir dari CNN Indonesia, Minggu (1/12).

“Rezim penguasa Indonesia berupaya melakukan politik buang badan dan lepas tanggung jawab terhadap IB-HRS," tukasnya.

Pemerintah Diminta Segera Perpanjang Izin FPI, Gerindra: Itu Semua Kekuatan Bangsa...

Halaman: 
Penulis : Iskandar