logo


Demokrat: Bukan FPI yang Berbahaya, Tapi yang Mau Presiden Dipilih MPR

Simak berita selengkapnya

1 Desember 2019 14:31 WIB

Andi Arief
Andi Arief Twitter @andi_arief

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Politikus Partai Demokrat Andi Arief menanggapi wacana presiden kembali dipilih melalui MPR. Ia menyebut orang yang mengusulkan hal itu lebih berbahaya daripada Front Pembela Islam (FPI).

Andi menuturkan bahwa pihak yang ingin meniadakan sistem pemilihan presiden secara langsung telah melebihi batas.

"Bukan FPI yang berbahaya, tapi yang mau presiden dipilih MPR," kata Andi Arief, sebagaimana dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (30/11).


Muncul Usulan Presiden Jabat 8 Tahun, PKS: Ide Ini Ditolak

Lebih lanjut, Andi menyamakan pihak yang ingin presiden kembali dipilih MPR dan masa jabatan presiden menjadi tiga periode seperti halnya geliat Masyumi dan PKI di masa lalu.

"Masyumi dan PKI dibubarkan pimpinannya keblinger memilih pemberontakan, keluar batas. Adakah yang ingin keluar batas saat ini? Ya itu yang mau periode 3 kali dan pilihan Presiden MPR. Ngakalin," tuturnya.

Terkait Frase 'Kubu Sebelah', Gerindra Minta Stafsus Presiden Ini Tak Sembarangan Berkomentar

Halaman: 
Penulis : Iskandar