logo


Soal 'Anda Bukan Terjebak tapi Bikin Macet', PDIP Sebut Ada Unsur Jenaka dan Kritis

Simak berita selengkapnya

1 Desember 2019 10:37 WIB

Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno.
Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menemukan tulisan menarik pada kaus sepeda, yakni 'Anda bukan terjebak, tapi bikin macet'.

"Saya pernah suatu seketika bersepeda bersama-sama dengan beberapa teman, lalu ada satu orang pesepeda menggunakan kaos. Kaos itu di belakang ada tulisan besar. Kalimatnya begini, 'Anda terjebak macet? Bukan, Anda bikin macet'. Jadi dia ngirim pesan bukan terjebak macet, sesungguhnya kita sama-sama buat macet," ujar Anies dalam sambutannya di acara Gowes dan Olahraga di Polda Metro Jaya, Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (30/11/2019).

Politikus PDIP, Hendrawan Supratikno, menilai cerita Anies tersebut mengandung unsur jenaka dan kritis.


Jokowi Redam Pendukungnya yang Benci Prabowo, PDIP: Move On

"Ada unsur jenakanya, untuk membuat orang tidak mudah marah ditengah kemacetan ibu kota. Namun ada unsur kritisnya, bahwa yang kuat, yang secara ekonomis berkecukupan, jangan ingin serba menang, serba bebas, mentang-mentang, dan suka menyalahkan pihak lain yang lebih lemah dan sedang berjuang untuk kesetaraan dan keadilan," ujar Hendrawan.

Hendrawan menyebut tulisan tersebut mengandung pesan kearifan. Menurutnya, pesan tersebut bisa menggenjot semangat toleransi, solidaritas, sekaligus egaliterisme.

"Ada segmen masyarakat yang menyambut dengan gembira, tapi tetap lebih banyak segmen lain yang menyukai kecepatan dan kenyamanan. Itu sebabnya harus sabar dan jangan berharap sukses dalam waktu pendek. Perilaku masyarakat juga dipengaruhi ketersediaan jaringan infrastruktur mobilitas yang tersedia," lanjutnya.

Soal 'Anda Bukan Terjebak tapi Bikin Macet', PDIP: Jakarta Ceritanya Ingin Mengikuti Belanda

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata