logo


Dituding Serukan Pembunuhan Sukmawati, Ustaz Maher Dilaporkan ke Polisi

Simak berita selengkapnya

30 November 2019 20:09 WIB

Sukmawati Soekarnoputri berjalan memasuki mobilnya usai menggelar konferensi pers di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (4/4).
Sukmawati Soekarnoputri berjalan memasuki mobilnya usai menggelar konferensi pers di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (4/4). Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ustaz Maher At Thuwailibu dituding menyebarkan ancaman pembunuhan melalui media sosial. Ia disebut menyerukan jemaahnya untuk membunuh Sukmawati dan Abu Janda.

Abu Janda yang juga selaku korban tidak terima dan melaporkan Ustaz Maher ke Bareskrim Polri, Jumat (29/11/2019). Ia melaporkan atas kasus pelanggaran Undang-Undang ITE.

"Kami melaporkan Ustaz Maher At Thuwailibu atau nama aslinya Soni Eranata, karena yang bersangkutan telah membuat ancaman pembunuhan. Jadi yang bersangkutan membikin akun Twitter, menyerukan pada jemaah agar saya dan ibu Sukmawati dibunuh," kata Abu Janda di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (29/11).


PA 212 Beri Ultimatum MUI: Jika Masih Saja Lakukan Kesalahan Sama, Maka Kami....

Laporan Abu Janda telah terdaftar dengan nomor laporan LP/B/1007/XI/2019/BARESKRIM dengan tuduhan melanggar Undang Undang ITE Pasal 28 dan 29.

"Kenapa saya melaporkan, karena ini bukan sekedar ancaman pribadi pada saya, tapi ini adalah bahwa Islam Radikal itu ada," tambahnya.

"Saya menyerahkan bukti, ada cuitan Twitter juga ada video yang dilampirkan di cuitan Twitter, plus ada 2 video lagi yang melengkapi bukti dia bukan pertama kali menyerukan pada jemaah agar saya dibunuh. Kebenaran dia menyebut nama lain, yang saya dengar saya dan ibu Sukmawati," pungkasnya.

Reuni 212 Akan Desak Polisi Lanjutkan Proses Hukum Sukmawati, Pengacara: Jangan Ancam-ancam

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati